Semarak Iduladha di Bumi Serambi Mekkah

Iduladha 2018 lalu, Global Qurban Aceh menjangkau sebanyak 13 kabupaten atau kota di seantero Aceh. Ratusan hewan kurban disembelih dan didistribusikan kepada 26.000 jiwa di Aceh.

Semarak Iduladha di Bumi Serambi Mekkah' photo

ACTNews, ACEH - Menuju satu provinsi paling ujung utara Pulau Sumatra, ada sejarah penyebaran Islam yang pernah terukir. Tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi umat muslim se-Asia Tenggara. Ialah Aceh, provinsi yang bahkan mendapat julukan sebagai Bumi Serambi Mekkah.

Sejarah penyebaran Islam di Aceh hingga kini masih memiliki peran penting bagi masyarakatnya. Meski hidup sebagai etnis berbeda, hampir seluruh masyarakat Aceh beragama Islam. Antusiasme masyarakat dalam mempertahankan budaya Islam di Aceh juga cukup besar. Misalnya, pada perayaan Iduladha.

Saat perayaan Iduladha, masyarakat Aceh turut menggemakan takbir di masjid-masjid, berpadu dengan lenguh sapi yang siap dikurbankan. Semarak Iduladha pun menjadi pemandangan indah yang ada di Bumi Serambi Mekkah setiap tahunnya. 

Cerita itulah yang diperoleh tim Global Qurban Aceh saat melakukan penyembelihan hewan kurban pada Iduladha 2018 lalu. Penyembelihan berlangsung selama empat hari berturut-turut, mulai dari hari Iduladha hingga hari tasyrik ketiga. 


Pada 2018, Global Qurban menjangkau 13 kabupaten atau kota di seantero Aceh. Ratusan hewan kurban disembelih, dan dagingnya didistribusikan kepada 26 ribu penerima manfaat. 

Namun, dari 13 kabupaten atau kota itu, ada dua titik lokasi yang menjadi fokus tim Global Qurban kala itu. Kedua wilayah itu di antaranya Kebun Kurma Barbate, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar dan Gampong Lhok Geulumpang, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya. 

Dua lokasi tersebut dipilih Global Qurban karena kebanyakan masyarakatnya masih hidup dalam kondisi prasejahtera. Bahkan menurut seorang warga bernama Zulkarnain, di daerahnya tidak setiap tahun ada hewan kurban. Sekali pun ada, jumlahnya tak seberapa. 

"Kami terharu dan senang, Global Qurban datang ke daerah kami dengan membawa daging kurban. Penduduk di sini memang banyak yang hidup di bawah garis kemiskinan,” ungkap Zulkarnain. 

Tidak hanya oleh tim Global Qurban di Aceh, pendistribusian juga berkolaborasi dengan sejumlah mitra dalam negeri maupun luar negeri. Mitra-mitra tersebut antara lain Yayasan Hayrat Turki, Turkiye Diyanet Foundation, dan Kitabisa.com. 

Kini Global Qurban tengah mempersiapkan diri untuk kembali hadir pada Iduladha mendatang. Melalui tema baru yakni "Dermawan Berqurban, Berkahnya Bahagiakan Semua", Global Qurban ingin mengajak lebih banyak lagi umat muslim untuk menunaikan ibadah kurban. Dengan demikian, akan lebih banyak pula yang dapat merasakan nikmatnya daging kurban. []

Bagikan