Semarak Iftar Bersama Pengungsi Suriah di Idlib dan Reyhanli

Ribuan pengungsi Suriah di Idlib dan Reyhanli, Turki, menikmati sajian iftar bersama..

Semarak Iftar Bersama Pengungsi Suriah di Idlib dan Reyhanli' photo

ACTNews, SURIAH - Tenda pengungsian di Atmeh, Kegubernuran Idlib, Suriah Utara, terlihat padat pada Kamis (23/5). Para pengungsi internal Suriah duduk berbaris, sementara piring-piring berukuran besar tertata juga di hadapan mereka. Setiap piringnya menampung nasi kuning dan seekor ayam bakar yang utuh. Ketika azan Magrib berkumandang, mereka mulai sibuk menyantap hidangan yang ada di depan mereka sebagai pembatal puasa.

Tak hanya di Atmeh, iftar bersama juga dinikmati warga Suriah di Kota Idlib, Al-Janoudiyah, dan Sarmada. Selama 23 Mei-27 Mei 2019 lalu, ketiga wilayah ini menjadi sasaran pendistribusian paket iftar oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT). Acara iftar selama lima hari ini terselenggara atas kepedulian dari Lina Liputri, seorang dermawan yang kerap berkolaborasi dengan ACT dalam aksi-aksi kemanusiaan.


Total 2.500 pengungsi yang amat membutuhkan, mendapatkan hidangan lezat dan bergizi tersebut. Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response (GHR) - ACT menceritakan, para pengungsi di Suriah hingga kini memang masih membutuhkan bantuan, terutama saat Ramadan.

“Para pengungsi di Idlib ini sampai sekarang masih tinggal di kamp-kamp pengungsian, dan bahkan tinggalnya kadang masih harus berpindah-pindah juga, tidak menentu. Itu terjadi kalau ada serangan-serangan yang datang,” tutur Firdaus, Senin (27/5).

Selain di Idlib, paket iftar dari ACT juga didistribusikan di Reyhanli, wilayah perbatasan antara Suriah dengan Turki. Sejak 22-36 Mei 2019, paket-paket iftar tersebut dinikmati oleh 1.500 pengungsi Suriah di Aula Kota Reyhanli.