Senyum Bahagia Warga Kampung Mualaf Anambas

Musim angin selatan membuat para penduduk Kampung Mualaf menjadi terisolasi dan sulit memenuhi kebutuhan pangan. Maka dari itu, kami bergerak cepat dalam menyalurkan paket pangan dalam lingkup program Gerakan Sedekah Pangan Nasional (GSPN)

Proses distribusi bantuan pangan ACT di Kampung Mualaf, Kepulauan Anambas. (ACT)

ACTNews, KEPULAUAN ANAMBAS – Senyum bahagia dan penuh haru begitu terasa saat perahu Tim Aksi Cepat Tanggap - Masyarakat Relawan Indonesia (ACT - MRI) Kepulauan Riau berlabuh di Kampung Mualaf, Desa Munjan, Kecamatan Siantan Timur di Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, Kamis (24/6/2021)

Secara administratif wilayah ini dinamakan Dusun Pemutus, namun masyarakat sudah menyematkan sebutan Kampung Mualaf, dikarenakan seluruh penduduknya adalah mualaf. Sebagai wilayah kepulauan, penduduk Kampung Mualaf mayoritas berprofesi sebagai Nelayan Pancing Ulur, yang mana sangat bergantung akan hasil tangkapan ikan secara harian.

Sayangnya, kini penduduk Kampung Mualaf tak bisa lagi mengayuh perahu untuk mencari ikan. Hal ini disebabkan kondisi cuaca yang tak bersahabat atau yang dikenal Angin Musim Selatan. Kondisi ini menyebabkan kecepatan angin laut berada di atas rata-rata dan pasang ombak menjadi lebih besar, membuat setiap Nelayan Pancing Ulur harus bertaruh nyawa ketika memutuskan untuk melaut.

“Musim angin selatan membuat para penduduk Kampung Mualaf menjadi terisolasi dan sulit memenuhi kebutuhan pangan. Maka dari itu, kami bergerak cepat dalam menyalurkan paket pangan dalam lingkup program Gerakan Sedekah Pangan Nasional (GSPN),” ucap Nofran Reko dari Tim Implementasi Program Aksi Cepat Tanggap Kepulauan Riau.

Bukan tanpa kendala, pendistribusian paket pangan ini disalurkan dari Tarempa Timur dengan menempuh waktu lebih dari dua jam perjalanan, ditambah kondisi musim angin selatan yang tak tentu arah. Nofran beserta Tim Aksi Cepat Tanggap - Masyarakat Relawan Indonesia Kepulauan Riau melaju menggunakan kapal pompong. Adanya kendala tersebut, malah menjadi pemicu semangat untuk membantu penduduk Kampung Mualaf. 

Tepat di Surau Babul Akhirat, Nofran beserta Tim Aksi Cepat - Masyarakat Relawan Indonesia Kepulauan Riau membagikan kebutuhan pangan kepada 33 kepala keluarga atau sebanyak 125 jiwa. Bahan pangan yang diberikan terdiri atas beras, minyak goreng, gula pasir, garam, susu krim, kecap manis, ikan sarden kaleng, dan biskuit.

“Alhamdulillah, distribusi pangan ini berjalan lancar dan membuat warga Kampung Mualaf bahagia karena tak lagi takut akan kelaparan. Semoga bantuan ini meringankan beban ekonomi warga di sini dalam situasi angin musim selatan dan pandemi Covid-19 yang terjadi. Saya juga mengajak agar Sahabat Dermawan untuk tiada hentinya bersedekah membantu saudara kita di tanah air,” tutup Nofran.[]