Seorang Anak Palestina Kembali jadi Korban Pasukan Israel

Aksi protes warga Palestina atas pemukiman ilegal Israel dibalas pasukan Israel dengan menembak mati seorang anak berumur 13 tahun bernama Mohammed Daadas.

Lagi, Tentara Israel Bunuh Bocah Palestina di Tepi Barat
Iringan warga Palestina mengantar jenazah Mohammed Daadas ke pemakaman. (AFP/Jaafar Ashtiyeh)

ACTNews, TEPI BARAT – Kekejaman pasukan Israel tiada henti menyerang warga Palestina. Pelanggaran HAM kembali terjadi saat warga Palestina menggelar aksi protes mingguan terhadap perluasan pemukiman Ilegal Israel di dekat Desa Deir al-Hatab, Tepi Barat bagian utara, Jumat (6/11/2021).

Aksi protes warga Palestina dibalas tentara Israel dengan menembak seorang anak berumur 13 tahun bernama Mohammed Daadas. Tembakan peluru tajam pasukan Israel tepat mengenai bagian perut Daadas.

Kementerian Kesehatan Palestina mengungkapkan, Daadas dinyatakan meninggal usai dilarikan ke rumah sakit. Sementara, enam warga Palestina harus dirawat akibat menghirup gas air mata.

Bulan Sabit Merah Palestina menjelaskan, tentara Israel menembakkan peluru tajam, peluru karet, dan gas air mata ke warga Palestina. Selain itu, tentara Israel menutup jalan-jalan di sekitarnya untuk mencegah ambulans memasuki lokasi kejadian.

Tidak ada komentar langsung dari militer Israel atas insiden tersebut. Sementara, pemerintah Israel mengesampingkan pembicaraan damai formal dengan Otoritas Palestina, dengan mengatakan lebih memilih untuk fokus pada perbaikan ekonomi.

Diketahui selama enam bulan terakhir, warga Palestina terus menggelar aksi protes atas pemukiman ilegal Israel di Tepi Barat. Terlebih, belum lama ini pihak berwenang Israel telah menyetujui pembangunan 3.000 rumah ilegal bagi pemukim baru Israel, yang mana ini merupakan langkah Israel untuk mengambil tanah Palestina.[]