Sepekan Diterjang Banjir, Bagaimana Kondisi Konawe Utara Saat Ini?

Hampir dua minggu, banjir melanda Konawe Utara

Sepekan Diterjang Banjir, Bagaimana Kondisi Konawe Utara Saat Ini?' photo

ACTNews, KONAWE UTARA – Banjir bandang menerjang Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi sejak akhir Mei lalu. Akibat itu, debit air di sejumlah sungai semakin deras.

Dari data yang dihimpun ACTNews, hingga Ahad (9/6), banjir merendam 28 desa dari 6 kecamatan di Kabupaten Konawe Utara. Banjir juga membuat sejumlah akses dari dan menuju beberapa desa terputus. Delapan desa yang terisolasi di antaranya berada di Kecamatan Wiwirano.

"Masih ada delapan desa yang belum bisa dijangkau karena akses yang putus dan derasnya aliran air," terang Kepala Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Ahad (9/6).




Sementara itu, menurut Data BPBD Konawe Utara, 4.089 jiwa terdampak banjir dan 56 rumah hanyut terseret arus. Warga pun mengungsi ke tempat yang lebih aman. Banjir juga memutus jalur Trans Sulawesi, Ahad (9/6). Air bah itu membuat jembatan yang menghubungkan Sulawesi Tenggara dan Sulawei Tengah di Kecamatan Asera roboh. Akibatnya, akses di Kecamatan Asera, Oheo, Landawe, Langgikima, Andowia, dan Wiwirano terputus. BPBD setempat menyebutkan, ambruknya jembatan disebabkan kuatnya arus sungai Lalindu dan Lalasolo yang naik hingga 10 meter dan menggenangi badan jembatan.

Dihubungi Ahad (9/6) sore, Ketua Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sulawesi Tenggara Aswar Samaila mengatakan, tim MRI-ACT di Sulawesi Tenggara tengah mempersiapkan tim evakuasi di tahap tanggap darurat ini. "Tim yang akan diberangkatkan ada rekan-rekan MRI Kabupaten Kolaka. Tim membawa logistik berupa bahan makanan, minuman, kebutuhan bayi, sebab itu yang paling diperlukan saat ini. Sejumlah anggota medis juga akan dikerahkan," terang Aswar.




Sebelumnya, berdasarkan laporan Aswar, MRI Sulawesi Utara juga sudah berkoordinasi dengan tim Disaster Emergency Response Aksi Cepat Tanggap (DER - ACT). Lebih lanjut, pimpinan MRI Sulawesi Utara di tingkat wilayah sudah mengimbau koordinator daerah untuk menggalang dan segera menyalurkan bantuan dari masyarakat.

MRI melalu semangat #BersamaAtasiBencana juga mengajak masyarakat mengumpulkan bantuan bagi korban banjir Konawe dengan perlengkapan yang paling diperlukan masyarakat saat ini. Keperluan itu antara lain meliputi makanan, obat-obatan, air bersih, keperluan sanitasi, alas tidur, dan tenda. []

Bagikan