Serangan Israel Ledakkan Terowongan di Gaza

Serangan Israel Ledakkan Terowongan di Gaza

Serangan Israel Ledakkan Terowongan di Gaza' photo

ACTNews, GAZA – Ledakan bom telah meluluhlantakkan sebuah terowongan di bagian selatan Jalur Gaza. Sedikitnya, tujuh warga Palestina syahid dalam serangan yang dilancarkan pasukan Israel pada Selasa (31/10).

Mitra Aksi Cepat Tanggap di Gaza mengabarkan, ledakan bom kemudian disusul dengan serangan bertubi-tubi 5 rudal beracun yang ditembakkan ke dalam terowongan tersebut. Akibatnya, 6 orang tim penyelamat yang mencoba menyelamatkan orang-orang Palestina lainnya yang terjebak di dalam terowongan tersebut meninggal di tempat.

Suasana sungguh mencekam, pesawat-pesawat jet Israel berjajaran di langit Palestina, memboikot terowongan yang terletak di antara wilayah Dir Albalah dan Khan Younis, tanpa memberi kesempatan untuk warga Palestina menyelamatkan diri. Jumlah korban tewas kemungkinan besar akan meningkat secara signifikan mengingat masih banyak warga Palestina yang terjebak di dalamnya.

Menurut mitra ACT di Gaza, lebih dari 25 orang mengalami keracunan akibat rudal racun yang ditembakkan oleh Zionis Israel.

“Sungguh menyedihkan ketika dunia justru diam. Padahal, apa yang telah dilakukan Israel kembali melanggar aturan protokol, bahwa penggunaan racun dalam pertarungan militer dilarang. Seharusnya awak medis atau tim penyelamat berhak mendapatkan perlindungan sesuai dengan protokol tambahan Geneva,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Ashraf al-Qidra selaku juru bicara Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan, sembilan warga Palestina lainnya juga terluka dan telah dibawa ke Rumah Sakit Al-Aqsa untuk perawatan.

Sejak 2008, Israel telah meluncurkan tiga serangan di Jalur Gaza. Israel sendiri telah menguasai wilayah udara dan perairan teritorial Gaza, serta dua dari tiga titik persimpangan; yang ketiga dikendalikan oleh Mesir.

“Puluhan orang hilang, sementara serangan berikutnya bisa terjadi kapan saja. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi kemudian, mohon doa untuk Gaza,” ujar salah seorang warga Palestina melalui sambungan telepon.

Sementara itu, ketika konflik berkecamuk pada 2014, sebanyak 32 terowongan yang vital bagi warga Gaza maupun seluruh warga Palestina dihancurkan oleh Israel. Padahal, terowongan-terowongan tersebut amat dibutuhkan oleh warga Palestina untuk mobilisasi. Sejumlah barang kebutuhan dasar seperti makanan, bahan bangunan, dan logistik lainnya biasa didistribusikan melalui puluhan terowongan tersebut. []

Sumber Foto: Reuters

Tag

Belum ada tag sama sekali

Bagikan