Serba-Serbi Lumbung Ternak Wakaf di Aceh

Global Wakaf-ACT tengah mengembangkan Lumbung Ternak Wakaf di dua titik di Provinsi Aceh. Keduanya memiliki keunikan masing-masing yang dapat menjadi potensi bagi pengembangan Kawasan Wakaf Terpadu nantinya.

lumbung ternak wakaf
Dengan berbagai keunikan, Lumbung Ternak Wakaf di Aceh berpotensi besar menjadi kawasan industri peternakan yang kompleks. (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, ACEH BESAR, ACEH JAYA – Di Aceh, Global Wakaf-ACT terus mengembangkan potensi wakaf yang bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Salah satunya dengan mengembangkan Lumbung Ternak Wakaf. Saat ini, lumbung yang menjadi tempat dipeliharanya hewan wakaf tersebut ada di Lembah Barbate, Gampong Ie Seum, Mesjid Raya, Aceh Besar serta Desa Lhok Geulumpang, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya.

Resi Zulastri dari Tim Wakaf Ternak Produktif Global Wakaf-ACT, menyebut, kedua lokasi ini memiliki keunikannya masing-masing. Lumbung Ternak Wakaf di Barbate dengan kebun kurmanya, sedangkan di Desa Lhok Geulumpang terintegrasi dengan perkebunan Serai Wangi. Keunikan inilah yang bakal dimaksimalkan untuk pengembangan Kawasan Wakaf Terpadu ke depannya. Resi mencontohkan, Lumbung Ternak Wakaf di Barbate dapat dimaksimalkan sebagai tempat wisata dan edukasi.


Citra Kebun Kurma Berbate tampak dari atas. (ACTNews/Reza Mardhani)

"Di sana ada peternakan, ada juga perkebunan, sehingga bisa dikembangkan untuk potensi agrowisata untuk Kawasan Wakaf Terpadu. Biasanya untuk melihat kebun kurma itu kan harus ke Timur Tengah terlebih dahulu, sekarang Indonesia juga punya. Jadi sambil menikmati keindahan alam di kebun kurma, bisa mempelajari terkait peternakan itu sendiri," kata Resi pada Senin (13/9/2021).

Sementara, di Desa Lhok Geulumpang, limbah serai wangi bisa bermanfaat bagi ternak. "Setelah penyulingan banyak ampas dan ini bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak. Berbeda dengan di Barbate, jenis ternak yang kita kembangkan di sini adalah sapi," tambah Resi.

Dengan potensi Lumbung Ternak Wakaf di Aceh, Global Wakaf-ACT berencana membangun pengembangan peternakan. Pada tahun ini, ditargetkan pengembangan sekitar seribu domba dan 500 sapi untuk pengembangbiakan serta penggemukan.

"Hasil dari penggemukan ini sendiri bisa untuk menyuplai kebutuhan kurban di daerah Aceh dan umumnya di Indonesia. Selain itu, juga mendukung berbagai program kemanusiaan yang Global Wakaf dan ACT gelar untuk membantu masyarakat. Ini merupakan salah satu pengelolaan wakaf yang memiliki manfaat begitu besar dan luas,” ujar Resi. Dengan hadirnya Lumbung Ternak Wakaf dan Kawasan Wakaf Terpadu, perekonomian warga sekitar pun diharapkan mampu meningkat.[]