Seribu Ton Beras Siap Didistribusikan dalam Operasi Beras Gratis

Aksi Cepat Tanggap berkolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia siap mendistribusikan 1.000 ton beras dalam Operasi Beras Gratis pada Kamis (2/4). Bantuan ini untuk warga Jabodetabek yang ekonominya turut terkena imbas pandemi Covid-19.

Seribu Ton Beras Siap Didistribusikan dalam Operasi Beras Gratis' photo
Muatan beras untuk 200.000 warga di Jabodetabek disiapkan di Distribution Humanity Center sejak Selasa (31/3). Sejumlah beras kemudian diangkut menggunakan truk oleh TNI untuk dibawa ke Markas Besar TNI yang menjadi lokasi seremoni peluncuran program Operasi Beras Gratis, Kamis (2/4). (ACTNews/Gina Mardani)

ACTNews, BOGOR – Seribu ton beras tengah dipersiapkan untuk Operasi Beras Gratis, Selasa (31/3). Persiapan itu berlangsung sejak pagi hari di Humanity Distribution Center Aksi Cepat Tanggap di Gunung Sindur. Operasi Beras Gratis merupakan program turunan Operasi Pangan Gratis yang akan diluncurkan Kamis (2/4) di Markas Besar TNI. Beras yang diambil dari Lumbung Beras Wakaf Blora dan Karawang itu diperuntukkan bagi 200.000 kepala keluarga.

Presiden Aksi Cepat Tanggap Ibnu Khajar menerangkan, dalam penanggulangan wabah Covid-19, ACT bukan hanya melihat dari aspek kesehatan tetapi juga dari aspek sosial ekonomi.

“Bagi saudara kita yang sedang terkena virus corona maka kita bantu penyembuhannya, kita doakan agar selamat dan sehat kembali. Bagi saudara kita yang buruh harian dan pedagang kecil yang hasil harian langsung habis untuk makan, maka mereka menjerit saat tidak bisa bekerja lagi sebab tengah dilakukan physical distancing, misalnya saja pengemudi ojek online, tidak ada penumpang. Bagi pedagang, tidak ada pembeli datang. Penghasilan keluarga mereka terancam terhenti. Kondisi ini sama bahayanya dengan sisi kesehatan dari efek pandemi Covid-19,” jelas Ibnu.


Persiapan pengangkutan menggunakan armada TNi dari Humanity Distribution Center ACT di Gunung Sindur, Selasa (31/3). (ACTNews/Gina Mardani)

ACT pun berikhtiar melanjutkan aksi yang lebih besar berupa Operasi Beras Gratis. Program ini menjangkau wilayah yang tidak bisa dilayani dengan Humanity Food Truck atau layanan warteg. Ibnu mengatakan, Humanity Rice Truck dengan sekali jalan membawa 10 ton beras bergerak setiap hari untuk mendistribusikan 5 kilogram kepada setiap keluarga prasejahtera.

Agar lebih masif lagi, ACT bekerja sama dengan Mabes TNI dalam menggunakan armada agar dapat mendistribusikan 1.000 ton beras dalam sebulan. Layanan Operasi Beras Gratis bersama Mabes TNI akan dimulai pada Kamis (2/4). Sejumlah10-20 truk TNI yang membawa beras dengan muatan 70-140 ton beras akan dilepas langsung oleh Panglima TNI langsung dari Mabes TNI Cilangkap.

Ibnu menekankan. pembagian beras dalam Operasi beras Gratis kerja sama ACT dengan TNI sudah mempertimbangkan aspek distribusi langsung dari pintu ke pintu agar tidak menimbulkan kumpulan masyarakat dalam satu wilayah. “Insyaallah physical distancing menjadi perhatian utama kami dalam distribusi bantuan beras gratis ini,” kata Ibnu.

Para relawan kemanusiaan pun sudah disiagakan di lokasi distribusi. Pembagian beras dibantu oleh relawan ACT dan prajurit TNI yang terlatih dalam melakukan distribusi bantuan ke masyarakat.

Sebelumnya, ACT juga telah melakukan program layanan makan gratis bagi sejumlah rumah sakit tempat penanggulangan pasien Covid-19. Humanity Food Truck ACT telah melayani kebutuhan makan bagi tenaga medis dan TNI yang bertugas. Lalu dilanjut dengan program Operasi Makan Gratis bersama 1000 warteg se-Jabodetabek dalam menyediakan 100.000 paket makanan siap saji setiap hari.[]

Bagikan