Setelah 12 Tahun Jualan Kue Keliling, Muliati Berkeinginan Miliki Kios

Berjualan keliling sudah menjadi rutinitas setiap hari bagi Muliati. Tetapi di usianya yang semakin tua ia berkeinginan untuk berhenti berkeliling dengan mendirikan dan berjualan di kios sendiri.

bantuan modal makassar
Penghasilan yang didapatkan dari hasil berjualan dijadikan Muliati sebagai modal tambahan dan biaya pendidikan anak-anak. (ACTNews)

ACTNews, GOWA – Selain menjadi ibu rumah tangga,Muliati Daeng Minne juga akrab dengan dunia dagang. Keliling menjajakan kue dan nasi kuning di sekitar Jalan Hamzah Dg Tompo, Kelurahan Borongloe, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, menjadi ikhtiar Muliati membantu menambah pemasukan keluarga, selain dari suaminya yang bekerja.

Terhitung 12 tahun sudah ia menjalankan usaha ini. Penghasilan yang didapatkan dari hasil berjualan dijadikan sebagai modal tambahan dan biaya pendidikan anak-anak. Anak Muliati pun turut membantu sang ibu mempersiapkan jualan dari jam 2 dini hari.

“Setiap harinya ini yang saya lakukan dengan bangun cepat supaya tidak telat untuk berjualan. Sesudah salat subuh, saya sudah berkeliling untuk berjualan dari kompleks-kompleks rumah hingga di pasar terdekat dari rumah di Gowa,” jelas Muliati saat ditemui dari Tim Global Wakaf-ACT pada Kamis (21/10/2021).


Sebelum pandemi, keuntungan yang didapatkan memang dapat ditabung untuk biaya hidup keluarga. Berbeda di masa pandemi ini, dagangan yang ia jual terkadang tidak laku. “Rasanya sangat sedih biasanya saya menabung Rp100 ribu per hari, kini hanya Rp50 ribu saja karena selama pandemi ini dagangan saya kadang tidak habis. Ditambah lagi kebutuhan keluarga di rumah semakin mahal harganya,” tambahnya.

Muliati berandai-andai, jika memiliki modal ia akan memproduksi dan membuka toko kue sendiri. Ia akan berhenti berkeliling mengingat usia yang semakin menua.

“Sahabat Dermawan sekalian juga dapat berikhtiar membantu Ibu Muliati atau pelaku UMKM lain dengan memberikan bantuan modal usaha melalui Indonesia Dermawan atau rekening Muamalat di nomor 8010 1071 82 dengan konfirmasi transfer via WA ke 0821 9224 1414 atau mengunjungi halaman instagram @act_sulsel,” ujar  Firman sebagai Koordinator Implementasi Program Global Wakaf-ACT Sulawesi Selatan.