Setelah 20 Tahun, Masjid Ar Rahman Kini Punya Sarana Sanitasi

Sejak berdiri pada tahun 2000, masjid Ar Rahman di Desa Cipang Kiri tidak memiliki sarana sanitasi. Jemaah harus berjalan 200 meter untuk bisa mengambil wudhu. Hadirnya sarana sanitasi dari Global Wakaf-ACT, memudahkan jemaah untuk beribadah.

sarana sanitasi masjid
Jemaah masjid Ar Rahman berfoto di depan sarana sanitasi yang dibangun oleh Global Wakaf-ACT. (ACTNews)

ACTNews, ROKAN HULU – Bangunan Masjid Ar Rahman, Dusun Sei Talas, Desa Cipang Kiri Hulu, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu sederhana. Tempat peribadatan yang berdiri di atas tanah desa ini akhirnya memiliki fasilitas sanitasi bagi para jemaah setelah menunggu selama 20 tahun.

Sebelumnya, jemaah masjid Ar Rahman harus berjalan 200 meter untuk mengambil wudhu di sungai terdekat. Namun sejak Global Wakaf-ACT membangun sarana sanitasi berupa toilet dan tempat wudhu, hal itu tidak perlu lagi dilakukan.

Tim Global Wakaf-ACT Riau, Ahyar Kaprina mengatakan sejak beridiri pada tahun 2000 jemaah masjid Ar Rahman mengandalkan air sungai untuk berwudhu. Kondisi ini akan lebih sulit jika musim kemarau, di mana air sungai surut dan jemaah harus berjalan lebih jauh untuk mencari air yang masih tersisa di sungai.

Melihat kondisi tersebut, lanjut Ahyari, Global Wakaf-ACT membangun sarana sanitasi berupa sumur wakaf, toilet, dan tempat air wudhu untuk mempermudah kegiatan peribadatan di Masjid Ar Rahman. Ini merupakan andil dari para sahabat dermawan dalam komitmennya menyelesaikan permasalahan di tengah-tengah masyarakat.

“Mereka memanfaatkan sumber air dari sungai untuk ambil wudhu atapun buang air besar dan kecil. Sejak sarana sanitasi dibangun mereka tidak perlu melakukan hal itu. Mereka perlu menunggu 20 tahun untuk mempunyai sarana sanitasi,” kata Ahyari, Selasa (27/7/2021).

Ahyari menjelaskan pembangunan sarana sanitasi di Masjid Ar Rahman dilakukan sejak Juli lalu. Pembangunan sumur wakaf ini berbentuk pipanisasi yaitu pengairan air dari sungai menuju ke Masjid. Jadi sekarang wudhu dekat, dan tidak perlu berjalan jauh menuju sungai.

“Ini diharapkan menjadi sumber air baru bagi warga sekitar dan terkhusus jemaah karena Sumur Wakaf ini salah satu wujud wakaf Sahabat Dermawan. Ikhtiar ini sangat membantu penghidupan masyarakat yang membutuhkan, bukan sekedar satu atau dua orang,” kata Ahyar.

Selain membangun Sumur Wakaf, Global Wakaf-ACT juga akan memberikan modal usaha kepada beberapa warga untuk pembudidayaan ikan di desa ini|. Salah seorang warga Sei Talas, Zainal  mengucapkan syukur dan terima kasih atas hadirnya program-program dari Global Wakaf-ACT. “Alhamdulillah, kami ucapkan terima kasih kepada Global Wakaf-ACT yang telah membangunkan Sumur Wakaf. Semoga Global Wakaf-ACT beserta para dermawan diberikan keberkahan oleh Allah SWT,” ucapnya.[]