Setelah 5 Tahun, Warga Kuin Kacil Kembali Nikmati Daging Kurban

Sudah lima tahun lamanya warga Desa Kuin Kacil, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, merayakan Iduladha tanpa adanya hewan kurban. Sebab, selain terpencil, banyak juga masyarakat yang masih dalam kondisi prasejahtera.

Kepala Cabang ACT Kalsel menyerahkan daging kurban kepada warga. (ACTNews/Fathoni)

ACTNews, BANJARMASIN – Masyarakat Desa Kuin Kacil, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, menyambut dengan syukur hari raya Iduladha 1441 H kali ini. Bagaimana tidak, mereka baru bisa merasakan nikmatnya daging kurban setelah lima tahun lamanya penyembelihan kurban absen di sana.

Cerita tersebut disampaikan oleh Ketua RT 14 RW 01 Masrudin ketika Global Qurban – ACT mendistribusikan daging kurban di sana Sabtu (1/8) lalu. Menurutnya, sudah lama warga di sini tidak merasakan kurban karena wilayah disini juga terpencil dan tidak banyak diketahui masyarkat umum.

“Bersyukur sekali kami, alhamdulillah ada kurban di desa kami ini. Sudah sangat lama kami menantikan untuk bisa juga warga di sini makan daging kurban,” ujarnya.

Dengan suara terbata-bata, Masrudin menceritakan warga di sini hanya bekerja sebagi buruh dan juga nelayan. Tidak ada penghasilan tetap yang mereka peroleh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Anak-anak yang ikut juga menikmati daging kurban dari Global Qurban - ACT. (ACTNews/Fathoni)

“Warga sangat senang dan memang sudah nunggu-nunggu. Apalagi dari anak-anak yatim dan duafa atau lansia di sini ya, mereka jarang makan daging sapi,” katanya.

Kepala Cabang ACT Kalimantan Selatan Zainal Arifin mengatakan, karena alasan itu juga mereka memilih lokasi ini. Ia berharap dengan hadirnya Global Qurban – ACT, masyarakat dapat merasakan kembali berkah dan semarak Iduladha seperti di wilayah-wilayah lainnya.

“Global Qurban - ACT menyembelih sapi kurban untuk warga Kuin Kacil ini. Mudah-mudahan daging ini bisa membahagiakan mereka di tengah hari raya Iduladha saat ini,” imbuh Zainal.

Paket daging kurban dibagikan langsung ke rumah-rumah warga. Cara ini dilakukan agar tidak mengumpulkan orang banyak di lokasi titik penyembelihan mengingat pandemi yang masih menyebar.


“Semua itu kita lakukan untuk mengikuti protokol pelaksanaan ibadah penyembelihan kurban di tengah pandemi ini,” tambah Zainal.

Selain di Kuin Kacil, pendistribusian kurban juga dilakukan di daerah Basirih Dalam, Banjarbaru, Tanah Laut, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Tengah. Zainal mengucapkan terima kasih kepada para dermawan dan memohon terus dukungan agar para dermawan dapat terus membersamai masyarakat yang membutuhkan di Kalimantan Selatan.

“Kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada para dermawan yang telah mengamanahkan rezekinya kepada Global Qurban – ACT. Semoga dukungan ini dapat berlanjut dan tidak hanya sebatas pada program kurban saja, tetapi program-program lainnya yang memberdayakan masyarakat prasejahtera,” pungkasnya. []