Setelah Isolasi Mandiri, Wahono Siap Berdagang Lagi

Sempat sakit dan menjalani isolasi mandiri selama sepekan, akhirnya Wahyono (43) siap berdagang kembali. Ia berencana kembali berkeliling menjajakan bakso salome dan mengurus usaha sampingannya berupa rengginang ketan yang sempat libur.

bantuan modal bantul
Berdagang bakso telah dilakoni Wahyono selama sepuluh tahun belakangan. (ACTNews)

ACTNews, BANTUL – Setelah sepekan isolasi mandiri bersama keluarga, Wahono (42) akhirnya dapat kembali berjualan. Mengingat kesehatan yang sudah pulih, ia berencana untuk kembali berkeliling menjajakan bakso di sekitar tempat tinggalnya di Dukuh Paduresan, Desa Imogiri, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul.

Usaha bakso salome ini telah ia jalani selama sepuluh tahun. Dari usaha inilah ia bisa menghidupi istri beserta ketiga anaknya. “Memasak baksonya itu dilakukan di rumah, dibantu sama anak dan istri,” ungkap Wahono kepada Tim Global Wakaf-ACT pada Sabtu (7/8/2021) lalu.

Jualan sampingan Wahono lain yang sempat libur juga siap kembali berjalan, yakni berjualan rengginang ketan. Selama pandemi, Wahono masih dapat bersyukur karena dagangan-dagangannya tetap berjalan walaupun sedikit terbatasi oleh PPKM. “Alhamdulillah, untuk bakso terus berjalan dan rengginang ketan juga lumayan. Ada saja yang pesan,” singkatnya.


Untuk menyemangati tekad Wahyono mencari nafkah selepas sembuh dari Covid-19, Global Wakaf-ACT menyalurkan bantuan modal melalui Wakaf UMKM. Wahyono merasa senang dengan kehadiran bantuan ini. “Alhamdulillah bantuan modal dari Global Wakaf-ACT, akan saya gunakan untuk belanja barang dagangan,” ujar Wahyono.

Selain Wahono, Global Wakaf-ACT juga memberikan bantuan kepada dua orang lainnya di Bantul pada hari itu. Bantuan modal usaha melalui Wakaf UMKM ini merupakan salah satu ikhtiar Global Wakaf-ACT untuk menguatkan perjuangan UMKM yang terdampak di masa pandemi. []