Setengah Juta Penduduk Dunia Terima Bantuan Kemanusiaan ACT Selama 2021

Terhitung sejak Januari hingga pertengahan tahun 2021, ACT terus meluaskan kedemawanan masyarakat untuk saudara di berbagai negara. Jumlahnya mencapai setengah juta penduduk dunia yang turut merasakan manfaat kebaikan bangsa Indonesia.

distribusi paket pangan
Distribusi paket pangan untuk muslim di Somalia. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA – Aksi Cepat Tanggap (ACT) tidak hanya memberikan bantuan untuk masyarakat yang membutuhkan di dalam negeri. Lewat ikhtiar bersama dermawan, bantuan juga tersalurkan ke penduduk dunia lain yang juga membutuhkan uluran tangan. Negara yang dijangkau khususnya yang tengah dirundung konflik kemanusiaan dan krisis sumber daya, termasuk negara-negara Islam.

Sepanjang tahun 2021, ACT menyebarkan bantuan kemanusiannya untuk saudara yang membutuhkan, muslim khususnya, di berbagai negara. Negara-negara tersebut meliputi Banglades, Ghana, Afghanistan, Gambia, India, Kenya, Lebanon, Madagaskar, Mali, Mongolia, Filipina, Myanmar, Pakistan, Palestina, Somalia, Sudan, Suriah, Turki, Uganda, dan Yaman.

Total, hampir 600 ribu penduduk di negara-negara tersebut turut merasakan manfaat dari berbagai program kemanusian yang ACT hadirkan. Mulai dari bantuan langsung tunai, paket pangan, air bersih, medis, hingga dibangunnya hunian nyaman ACT hadirkan buah kedermawanan masyarakat Indonesia.

"Di Ramadan kemarin, hampir semua negara tersebut turut merasakan bantuan pangan, khususnya sajian iftar. Tak lupa perlengkapan salat dan mushaf Al-Quran kami serahkan untuk mendukung ibadah mereka. Bahkan di Uganda, kami renovasi salah satu masjid yang menjadi tempat beribadah ribuan muslim di sana," jelas Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Response-ACT, Senin (7/6/2021).

Palestina menjadi negara yang mendapat bantuan kemanusiaan paling banyak dari sahabat dermawan ACT. Bukan tanpa alasan, bulan Mei lalu agresi Israel kembali meningkat ke wilayah Palestina. Akibatnya, ratusan jiwa menjadi korban, termasuk perempuan dan anak-anak, serta rusaknya fasilitas.


Rekap aksi bantuan kemanusiaan global sejak 1 Januari hingga 5 Juni 2021. (ACTNews)

Said pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh dermawan Indonesia yang telah mendukung aksi kebaikan di berbagai negara. "Ini merupakan bukti nyata kebaikan masyarakat Indonesia yang tak hanya datang untuk saudara sebangsa saja, tapi juga hingga ke luar negeri. Insyaallah jumlah penerima manfaat tiap harinya akan terus bertambah, mengingat bantuan kemanusiaan masih terus berjalan," ujar Said.[]