Sugiyarti: Kebaikan Ardian Membawa Kebanggaan bagi Keluarga

Selepas keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Ardian bergabung dengan tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) - ACT. Keaktivannya di dunia kerelawanan itu juga yang mengubah dan membawanya pada kebaikan yang membuat orang tuanya bangga.

Sugiyarti (kiri) dan anak pertamanya Ardian, yang merupakan relawan MRI-ACT (kanan) sedang berfoto bersama, Jumat (31/1). Mereka berdua pada pertengahan Februari mendatang akan menunaikan ibadah umroh bersama. (ACTNews/Eko Ramdani)

ACTNews, SALATIGA Sugiyarti telah menunggu di kediamannya di Dusun Sleker, Desa Kopeng, Getasan,  Kabupaten Semarang. Hawa dingin mengepung wilayah yang berada di kawasan kaki Gunung Merbabu itu. Akan tetapi, suasana di dalam rumah Sugiyarti hangat karena kedatangan Ardian Kurniawan Santoso, anak pertama Sugiyarti yang tinggal di kota Salatiga.

Jumat (31/1) sore, Ardian tiba di Kopeng bersama tim ACTNews. Ibu dan dua adiknya telah menunggu untuk menyambut kedatangan Ardian. Tim ACTNews diajak Ardian ke kediaman orang tuanya untuk bersilaturahmi. “Bapak sudah meninggal beberapa tahun lalu,” ungkap Ardian.

Ardian merupakan anak pertama dari tiga saudara. Ia aktif menjadi relawan di Masyarakat Relawan Indonesia-ACT. Anak kedua Sugiyarti, Ferdinan Candra Santoso, merupakan pemilik garasi Candra Scooter yang merupakan bengkel serta penjualan aksesoris vespa. Kemudian Ragil Pramudya Santoro, anak ketiga Sugiyarti, ialah pemain sepak bola di Persatuan Sepak Bola Semarang (PSIS).

Meski Ardian pernah mendekam di jeruji penjara selama bertahun-tahun, Sugiyarti tak pernah malu memiliki anak seorang Ardian. Apalagi saat ini Ardian aktif di dunia kerelawanan yang menebarkan kebaikan. “Salah satu aksinya itu yang potong rambut Nenek Sukiyah, saya enggak nyangka kalau bisa sampai se-viral sekarang,” ungkapnya.

Dalam tiap melakukan aksi, Sugiyarti memang selalu diberi kabar oleh Ardian, bahkan saat hendak ingin memotong rambut Sukiyah. Selain itu, kegiatan rutin sebagai tim dari Humanity Food Truck yang secara reguler keliling berbagai tempat juga tak ketinggalan Sugiarti mendapatkan kabarnya. “Saya juga heran Ardian bisa nyupir truk segede itu (Humanity Food Truck). Padahal badannya aja kurus gitu,” kata Sugiyarti diiringi tawa.

Kini, Ardian menjadi anak kebanggaan Sugiyarti. Dijadwalkan pada pertengahan Februari mendatang mereka akan berangkat ibadah umroh bersama. Sebelumnya hanya Ardian yang mendapatkan kesempatan umroh, ini merupakan apresiasi dari ACT kepada relawannya. Kemudian ada seorang dermawan yang siap memberangkatkan Sugiyarti untuk beribadah bersama anak pertamanya itu.

Sugiyarti mengungkapkan, perubahan pada diri Ardian yang sebelumnya merupakan seorang narapidana, tak lepas dari peran ACT. Kegiatan kerelawanan di ACT menurut Sugiyarti mampu mengubah anaknya hingga seperti sekarang ini.[]