Suka Cita Menyambut Pembangunan Masjid Baru di Pangandaran

Setelah penantian yang lama, akhirnya keinginan warga Sukadana memiliki masjid yang lebih layak mulai terwujud. ACT bersama JNE Tasikmalaya memulai pembangunan masjid dan diperkirakan rampung dalam waktu 32 hari.

renovasi masjid ACT
Masjid Al-Ikhlas di Dusun Sukadana, Desa Kalijati, Sidamulih, Pangandaran, yang berdiri dengan kondisi apa adanya. Beberapa sisi dinding berlubang, begitu juga atap. (ACTNews)

ACTNews, PANGANDARAN – Dusun Sukadana, RT 23, RW 13, Desa Kalijati, Sidamulih, Pangandaran, menjadi tempat bermukim puluhan keluarga. Rata-rata pekerjaan warga merupakan buruh serabutan serta pekerja harian lepas dengan penghasilan tak menentu. Hal ini membuat ekonomi warga yang tak sedikit masih prasejahtera.

Akan tetapi, kondisi ekonomi tak menjadi alasan warga menjalani ibadah Islam dengan taat. Masjid Al Ikhlas di dusun mereka menjadi pusat kegiatan keagamaan. Mulai salat berjemaah, pengajian anak-anak dan orang tua, serta kegiatan keagamaan lain dilakukan di masjid tersebut. Sayang, kondisi tempat ibadah kurang memadai, ukurannya terbatas, sehingga tak mampu menampung seluruh jemaah. Bangunannya pun mulai lapuk termakan usia, banyak lubang yang membuat air hujan mudah masuk ke dalam ruangan. Peralatan ibadah pun sudah lusuh, begitu juga mushaf Al-Qur’an.

Warga sekitar bukan tanpa usaha untuk memperbaiki masjid. Mereka berinisiatif melakukan urunan dana. Tetapi, tahun 2020 Covid-19 mewabah, membawa dampak besar pada kehidupan, termasuk ekonomi warga yang berpengaruh pada kemampuan mereka mengumpulkan untuk demi merenovasi masjid.

Namun, semua doa, harapan, serta usaha yang pernah warga lakukan demi masjid kampung mereka yang baru mulai terwujud. Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama JNE Tasikmalaya membantu dengan menghadirkan bantuan renovasi masjid di pekan menjelang akhir September ini. Pada Selasa (21/9/2021), pembangunan sudah masuk hari ketiga dan akan terus berlanjut hingga selesai, diperkirakan rampung di hari ke 32.

“Saya mewakili warga sekaligus DKM mengucapkan terima kasih kepada ACT dan JNE Tasikmalaya. Tempo hari sempat cerita tentang kondisi masjid ini dan sekarang sedang direnovasi,” ungkapnya Isak, Ketua DKM Masjid Al-Ikhlas penuh haru.

Selain Masjid Al-Ikhlas di Pangandaran, ACT Tasikmalaya saat ini juga tengah mengikhtiarkan pembangunan serupa di masjid-masjid lain yang membutuhkan. Tak hanya sarana ibadah, bantuan renovasi juga diberikan ke lansia-lansia prasejahtera.

“Apa yang terbangun merupakan wujud nyata kedermawanan masyarakat,” jelas Fauzi Ridwan dari tim Program ACT Tasikmalaya.[]