Sukacita Warga Kedungranti Sambut Sumur Wakaf Pertama

Sumur Wakaf ke 43 yang Global Wakaf-ACT bangun di DI Yogyakarta hadir sebagai yang pertama di Dusun Kedungranti, Nglipar, Gunungkidul. Sumber air ini disambut sukacita oleh warga karena menjadi solusi dari krisis air yang kerap melanda.

Masa pembangunan Sumur Wakaf di Dusun Kedungranti , Nglipar, Gunungkidul. Saat ini, pembangunan sudah selesai dan telah dimanfaatkan oleh warga. (ACTNews)

ACTNews, GUNUNGKIDUL – Wilayah Gunungkidul memang tak lepas dari permasalahan air. Kondisi di pengaruhi oleh beberapa faktor yang membuat krisis, apalagi masuk kemarau, harus dihadapi warga. Kalau sudah begini, warga harus mencari air dari sumber terdekat dan biasanya membawa ke rumah dengan berbagai tampungan. Selain itu, jajaran jeriken atau ember juga menjadi pemandangan di pinggir jalan, warga mengharapkan adanya bantuan air bersih yang dikirim untuk mereka.

Salah satu titik yang rutin mengalami krisis air ialah Dusun Kedungranti, Kapanewon Nglipar. Sebenarnya di perkampungan tersebut ada sumur gali dengan kedalaman sekitar 20 meter, tapi tak pernah terisi air kala kemarau melanda. Sedangkan sumur bor yang bisa lebih dalam untuk mencari sumber air belum tersedia.

“Buat sumur bor dalam, saat ini belum ada. Faktor ekonomi warga jadi kendala, belum mampu,” jelas Takmir Masjid Al Ikhlas Kedungranti, Joko, Rabu (13/10/2021).

Tetapi kini, permasalahan air perlahan teratasi sejak hadirnya kedermawanan masyarakat yang tersalurkan melalui Sumur Wakaf yang Global Wakaf-ACT bangun di Kedungranti. Rabu lalu, sumur bor berkedalaman 100 meter yang dibangun di halaman Masjid Al Ikhlas ini sudah bisa dimanfaatkan warga. Sukacita pun menyambut.

“Alhamdulillah, warga kami sangat bersyukur atas bantuan Sumur Wakaf. InsyaAllah warga akan terus menjaga dan merawat sumur ini sehingga amal jariah akan terus mengalir,” tambah Joko.

Sumur Wakaf yang terbangun di Dusun Kedungranti merupakan sumur ke 43 yang Global Wakaf-ACT bangun di DI Yogyakarta. Sumber air kali ini hadir buah kolaborasi dengan Gerombolan Orang Baik. “Mudah-mudahan sumur ini akan bermanfaat untuk kemakmurah jemaah dan warga sekitar,” harap Taufiq Nugroho dari Gerombolan Orang Baik.

Sementara itu, Kepala Cabang Global Wakaf-ACT Yogyakarta Nur Aries Shoim menyampaikan, pembangunan Sumur Wakaf akan terus dilakukan, khususnya untuk wilayah rentan krisis air seperti di Gunungkidul. Sumur Wakaf ini pun sudah terbukti menjadi solusi kekeringan, karena sumur yang sudah terbangun kini menjadi sumber utama air kala kemarau melanda.

“InsyaAllah dengan dukungan wakif serta kedermawanan masyarkat, Sumur Wakaf akan terus hadir di wilayah krisis air,” ujarnya.[]