Sulitnya Air Bersih di Dusun Abadi yang Dikelilingi Bekas Galian Tambang

Kekeringan kerap melanda Dusun Abadi, Desa Air Duren, Kecamatan Pamali, Kabupaten Bangka. Banyaknya bekas galian tambang yang berubah menjadi kolam, membuat mereka sering memanfaatkan airnya meskipun kandungan logamnya tinggi.

Kesulitan air bersih di Dusun Abadi, Kabupaten Bangka.
Seorang warga mengambil air dari bekas galian tambang. (ACTNews)

ACTNews, BANGKA – Hampir sekeliling lahan di Desa Air Duren, Kecamatan Pamali, Kabupaten Bangka, dikelilingi oleh bekas galian tambang. Selain itu, desa ini juga dipenuhi dengan lahan sawit dan juga lahan karet. Masih terdapat satu unit industri pabrik perkebunan kelapa sawit dan dua unit tambang pasir aktif di sana.

Desa Air Duren yang memiliki struktur tanah berbatu, berkerikil dan kering, sangat rawan akan kekeringan. Kondisi ini dialami Dusun Abadi, salah satu dusun di Desa Air Duren. Jika sudah demikian, warga akan menggunakan air kolong eks tambang timah untuk keperluan mandi, mencuci, dan lain sebagainya. “Kecuali untuk konsumsi, karena air dari bekas galian memiliki kadar logam yang tinggi,” kata Bobby Bagaskara dari Tim Global Wakaf – ACT Bangka Belitung.

Akses menuju sumber air letaknya berada di dekat permukiman warga yang juga jalan kuning berdebu bekas jalur aktif pertambangan pasir. Warga Dusun Abadi harus melewati jalan menurun, bergelombang, serta akses jalan yang kecil yang hanya bisa dilewati dengan berjalan kaki, untuk menuju sumber air.


Seorang warga sedang mengambil wudu di Sumur Wakaf yang baru saja rampung di Dusun Abadi. (ACTNews)

Untuk menuntaskan persoalan kekeringan di Dusun Abadi, Global Wakaf – ACT membuat Sumur Wakaf, tepatnya di Masjid Miftahul Jannah. Pengeboran sumur telah dimulai sejak November 2020 lalu dan rampung pada Kamis (11/2/2021) ini. Kedalaman 50 meter dicapai di tanah yang berbatu dan berkerikil keras.

“Dibutuhkan upaya melakukan pengeboran sumur dalam untuk mencapai akuifer dengan mengunakan  mesin yang berskala besar, agar bisa menembus lapisan batu keras yang memiliki cadangan air tanah besar. Agar sumber air dapat terus mencukupi,” ujar Bobby.


Bobby juga mengajak para dermawan untuk meluaskan manfaat Sumur Wakaf di wilayah-wilayah lainnya yang masih membutuhkan air bersih, terutama di wilayah Bangka. “Masih banyak lagi daerah yang mendesak akan kebutuhan air bersih seperti di Dusun Abadi ini. Karenanya kami mengajak para dermawan untuk terus meluaskan manfaat Sumur Wakaf ke wilayah lainnya, melalui wakaf terbaik para dermawan sekalian,” ajak Nurul.

Shobirin, salah seorang warga, mengucapkan terima kasihnya dengan hadirnya Sumur Wakaf dan MCK dari Global Wakaf – ACT di Dusun Abadi. Sebelumnya untuk berwudu pun warga kesulitan memperoleh air. “Dengan adanya sumur bor ini, kami tak susah lagi masalah air. Dahulu sebelum ada, kami agak susah air. Terutama di musim kemarau, kalau mau wudu kami lari ke kolong (bekas tambang), ada juga yang menumpang rumah orang di dekat masjid,” cerita Shobirin. []