Sumur Wakaf Atasi Kekeringan Panjang di Tasikmalaya

Selain kesulitan air bersih karena kemarau, akses air utama untuk warga juga sulit untuk dijangkau.

Peresmian Sumur Wakaf oleh Global Wakaf dan tokoh masyarakat setempat. (ACTNews/Sayyidan Fikri)

ACTNews, TASIKMALAYA – Tujuh bulan sudah warga Dusun Kudang Kikisik, Desa Gunungsari, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya mengalami krisis air bersih. Pasalnya, kemarau panjang belum juga usai.

Selama musim kemarau, warga hanya memanfaatkan sumber air yang letaknya ada di tengah hutan. Jaraknya cukup jauh, yakni sekitar 900 meter dari kediaman warga. Belum lagi jalannya yang terjal menjadi tantangan untuk warga saat mencari sumber air. Masyarakat setempat memiliki sebutan tersendiri untuk sumber air itu, yakni ‘sielo’.

“Jauh dan mesti mengantre kalau ambil air ke sielo. Belum lagi sekarang keringnya sielo itu sudah hampir merata. Sampai sekarang masih banyak warga yang memanfaatkan sielo meskipun airnya sudah berwarna hijau,” ungkap Yeti, warga Kampung Kudang Kikisik.

Guna memudahkan akses air bersih warga, Global Wakaf membangun sebuah Sumur Wakaf untuk Dusun Kudang Kikisik pada Agustus lalu. Sumur Wakaf ini juga telah dilengkapi dengan fasilitas MCK sebagai penunjang sanitasi warga. Warga sudah dapat menggunakan fasilitias Sumur Wakaf dan MCK sejak Senin (4/11) lalu untuk memenuhi kebutuhan air mereka sehari-hari. Hal tersebut diungkapkan oleh Muhammad Fauzi Ridwan dari tim Global Wakaf.