Sumur Wakaf Atasi Krisis Air di Kabupaten Pinrang

Air bersih menjadi barang mahal di Dusun Majakka B, Kabupaten Pinrang. Namun, di awal musim kemarau ini, Global Wakaf hadir untuk membangun sumur wakaf sebagai solusi sumber air.

Sumur Wakaf Atasi Krisis Air di Kabupaten Pinrang' photo

ACTNews, PINRANG – Sulitnya mendapatkan air sudah menjadi rahasia umum bagi warga di Dusun Majakka B, Desa Watang Pulu di Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Air menjadi barang langka di dusun ini. Puluhan tahun lamanya, masyarakat bertahan dengan sulitnya sumber air.

Puang Agung, salah satu warga Majakka B, bercerita tentang akses air bersih di sana kepada tim Global Wakaf saat berkesempatan mengunjungi dusun itu. Puang yang kini usianya sudah paruh baya mengatakan, saat kecilnya ia dan anak seusianya harus memikul air dari sumber air yang jauh dari desa. Hal itu dilakukan setiap hari dengan menempuh jarak 1 kilometer. “Di sana pun tak bisa langsung mengambil air karena harus antre dengan warga lain yang mengambil air,” kenangnya, Sabtu (22/6).

Dusun Majakka B dihuni 200 kepala keluarga. Puluhan tahun sudah mereka harus hidup tanpa air bersih di dusunnya. Terlebih ketika kemarau datang, kondisi dusun semakin kering.

Setelah puluhan tahun, kini warga Majakka B seakan memiliki harapan besar akan mengalirnya air bersih di dusunnya. Global Wakaf pada Sabtu (22/6) lalu memulai pengerjaan penggalian Sumur Wakaf di dusun tempat Puang Agung dan ratusan warga lainnya tinggal.

Global Wakaf memberikan paket sumur yang digali dengan bor lengkap beserta fasilitas kebersihannya. Penggalian sumur dilakukan di lahan yang diwakafkan Puang Agung sebagai titik gali sumur. “Pembuatan sumur ini dilakukan setelah ada diskusi dengan pihak terkait seperti pemerintah desa, dusun, serta tokoh masyarakat setempat,” jelas Nur Ali Akbar dari tim Global Wakaf Sulawesi Selatan.


Pembangunan sumur ini diharapkan menjadi solisi bagi kebutuhan air bersih warga di Desa Watang, khususnya Dusun Majakka B yang selama puluhan tahun bersusah payah mendapatkan air bersih. “Terima kasih kepada Global Wakaf yang mau membangun sumur wakaf ini beserta fasilitasnya. Ini akan menjadi solusi terbaik mendapatkan air bersih, terlebih masyarakat di sini (Dusun Majakka B) kondisi ekonominya masih prasejahtera yang akan sulit jika harus membeli air sendiri,” ungkap Puang Agung.

Pembangunan sumur wakaf ini diprediksi akan memakan waktu maksimal satu bulan. Dalam beberapa pekan itu masyarakat siap mendapatkan solusi air bersih, terlebih saat ini musim kemarau sudah mulai terjadi di beberapa daerah di Indonesia. []

Bagikan