Sumur Wakaf Dermawan Dukung Sektor Pertanian di Gaza

Sumur Wakaf ke-35 telah menyelesaikan pembangunan di wilayah pertanian Al Attatra, Gaza

sumur wakaf palestina
Air dari Sumur Wakaf mampu mengairi lahan pertanian di Gaza. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Al Attatra  merupakan salah satu wilayah di barat Kota Beit Lahia, Gaza Utara. Al Attatra sudah dikenal sebagai salah satu wilayah pertanian di Gaza. Tanah di Al Attatra dianggap cocok untuk ditanami berbagai jenis tanaman dan menghasilkan berbagai produk pertanian berkualitas tinggi.

Namun, blokade yang diberlakukan di Gaza telah mengancam keberlangsungan hidup petani di sana. Blokade telah membelokan aliran air bersih yang seharusnya mengalir melalui Gaza. Krisis air pun tak bisa dihindari. Para petani kesulitan mengairi lahannya dan dihantui gagal panen.

Keadaan tersebut menggugah pewakif membangun sumur wakaf di wilayah Al Attatra. Pada Agustus lalu, sumur sedalam 50 meter mulai dibangun.

"Alhamdulillah proses pembangunan sudah rampung akhir September ini. Dikerjakan oleh belasan relawan dan dibantu warga sekitar, Sumur Wakaf ini diharapkan mampu membantu petani di Al Attatra untuk mengairi lahan," ujar Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response ACT, pada Rabu (29/9/2021).

Lebih lanjut, Firdaus menjelaskan bahwa ini merupakan unit Sumur Wakaf ke-35 yang telah dibangun di tanah Gaza. Kurang lebih 5 ribu warga dapat terpenuhi kebutuhan airnya berkat dibangun Sumur Wakaf di Al Attatra.

"Jika sektor pertanian maju, maka akan memberi dampak positif yang luas ke seluruh Gaza. Selain memajukan perekonomian para petani dan pekerja lainnya yang terintegrasi dalam industri pertanian, hasil panen dari para petani juga mampu memasok kebutuhan pangan di Pasar Gaza. Alhasil, dalam jangka panjang, angka kerawanan pangan pun mampu ditekan," pungkas Firdaus.[]