Sumur Wakaf Dermawan Layani Masyarakat Deir al Balah

Stasiun air bersih berupa Sumur Wakaf Dermawan telah siap digunakan dan melayani 2.500 warga Gaza setiap harinya.

Anak-anak di Kegubernuran Deir Al Balah mengisi air minum di stasiun air bersih Sumur Wakaf Dermawan Maret lalu. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Manfaat Sumur Wakaf Dermawan kini dirasakan warga di kompleks pemerintah gubernuran Deir Al Balah, Gaza. Sumur yang selesai dibangun pada Maret ini menjadi stasiun air bersih yang dapat dimanfaatkan warga, termasuk untuk dikonsumsi.

Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Response (GHR) – ACT menerangkan, stasiun air bersih itu juga akan melayani pejalan kaki yang melewati kompleks gubernuran. “Kompleks ini merupakan kompleks pemerintah yang terdiri dari sekolah, rumah sakit, perkantoran, hingga lembaga pemasyarakatan,” kata Faradiba. Total, dalam sehari Sumur Wakaf dapat melayani sekitar 2.500 orang.

Direktur Kesehatan dan Lingkungan Gaza Khalid al Tibi menjelaskan, air berpolusi amat berdampak bagi sejumlah kalangan masyarakat, yakni anak-anak dan lansia. “Air berpolusi bisa berdampak pada masalah kesehatan, seperti diare, demam tipoid, dan tifus yang disebabkan bakteri salmonella. Semua penyakit itu dapat menjangkiti anak-anak jika mengonsumsi air berpolusi,” kata Khalid, sebagaimana diinformasikan International Middle East Media Center.

Vice pada Oktober 2019 menerangkan, hanya satu dari sepuluh rumah tangga di Gaza yang dapat mengakses air bersih. Sumber air bersih di Gaza terletak di pesisir, namun polusi dan limbah mengkontaminasi 97 persen kesediaan air.

Sementara itu, pihak Direktorat Utilitas Air Perkotaan Palestina Mouther Shubiaq mengatakan, untuk memperbaiki keadaan air di Gaza, satu persatu lagkah harus dilakukan. Misalnya saja perencanaan desalinasi, penampungan air hujan, sistem limbah desalinasi air laut, dan infrasturktur.” Jelas Mouther.[]