Sumur Wakaf di Pesantren Madinah Resmi Digunakan

Setelah selesai pembanguan, air dari Sumur Wakaf di Pesantren Madinah, Bandung Barat, sudah bisa digunakan masyarakat. Sumber air ini diharapkan mampu mendukung pendidikan santri juga yang menjadi generasi bangsa.

act bandung
Peresmian Sumur Wakaf di Pesantren Madinah, Bandung Barat. (ACTNews)

ACTNews, BANDUNG BARAT – Global Wakaf-ACT bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Bandung meresmikan Sumur Wakaf lengkap dengan fasilitas MCK di Desa Sindangkerta, Kecamatan Sindangkerta, Bandung Barat, tepatnya di Pesantren Madinah pada akhir Agustus kemarin.

Sebelumnya, Pesantren Madinah juga memiliki MCK, akan tetapi keadaannya kurang layak. Di samping digunakan oleh santri, MCK ini juga digunakan oleh warga sekitar untuk keperluan ibadah juga harian.

Global Wakaf-ACT bersama MRI, selain meresmikan Sumur Wakaf dan pembangunan MCK, juga mengimplementasikan program pemberdayaan ekonomi. Puluhan ekor ayam, serta penanaman pohon di sekitar pesantren dilakukan untuk ke depannya dapat dibudidayakan secara mandiri. Tak hanya itu, diserahkan juga peralatan belajar lain seperti buku gambar, buku cerita serta mainan edukasi untuk santri.

Sambutan baik pun datang dari pesantren. Pasalnya, bantuan yang diberikan memang sangat mendesak. MCK yang ada di pesantren sebelumnya sudah tak layak pakai. Belum lagi sumber air dari sumur tua yang sudah tak jernih airnya.

Kepala Cabang Global Wakaf-ACT Bandung Trisna Adi Permana mengatakan, Sumur Wakaf merupakan wujud nyata kedermawanan yang tersalurkan untuk masyarakat. Apalagi air menjadi salah satu sumber pendukung kehidupan.

“Alhamdulillah hari ini sudah selesai pembangunan Sumur Wakaf yang airnya bisa dimanfaatkan oleh santri dan warga sekitar. Nantinya, setelah MCK selesai dibangun, juga bisa mendukung aktivitas masyarakat. Semoga dengan ikhtiar ini juga mampu mendukung pembelajaran santri yang bakal menjadi generasi penerus bangsa kita,” ungkapnya.