Sumur Wakaf di Tengah Krisis Air Afrika

Minimnya pasokan air di Afgoi, Somalia mengakibatkan sulitnya akses air bersih bagi masyarakat sekitar. Tidak hanya itu, kekeringan yang kerap terjadi di Afrika menambah penderitaan mereka.

sumur wakaf afrika
Sumur Wakaf dibangun di Desa Afgoi, Somalia (ACTNews).

ACTNews, SOMALIA Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan, krisis air yang terjadi di Afrika beberapa tahun ini menjadi krisis terparah selama beberapa dekade terakhir. Merespons hal itu, Global Wakaf-Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali membangun Sumur Wakaf amanah Sahabat Dermawan di tengah krisis air ekstrem di Somalia.

Tim Global Humanity Response ACT Firdaus Guritno mengatakan, minimnya pasokan air di Afgoi, Somalia mengakibatkan akses air bersih yang sulit bagi masyarakat sekitar. Tidak hanya itu, kekeringan yang kerap terjadi di Afrika menambah penderitaan mereka.

Tak ingin berdiam diri atas krisis air di Afrika, Global Wakaf-ACT terus berikhtiar menghadirkan sumber air bersih dan laik minum. Salah satu yang dilakukan ialah membangun Sumur Wakaf di Desa Afgoi.

“Sebelum Sumur Wakaf dibangun, warga sekitar terkadang perlu berjalan jauh demi mendapatkan air yang mereka butuhkan. Belum lagi jika sumber air yang mereka datangi kering, terpaksa mereka memanfaatkan air kotor yang mereka temukan,” jelas Firdaus, Selasa (16/11/2021).

Untuk diketahui, Sumur Wakaf yang telah dibangun, sejatinya meringankan kesulitan mereka mendapatkan air bersih. Kali ini, Sumur Wakaf di Afgoi bakal memberikan manfaat kepada 300 keluarga atau sekitar 700 jiwa penerima.[]