Sumur Wakaf Hadir Atasi Kekeringan di Tabanan

Kontur tanah yang agak berbatu membuat Global Wakaf membangun Sumur Wakaf agak lebih dalam dari sumur-sumur bor yang pernah dibangun agar air yang mengalir lebih deras.

Sumur Wakaf Hadir Atasi Kekeringan di Tabanan' photo
Beberapa kali tim mengalami patah bor karena kontur tanah yang keras. (ACTNews)

ACTNews, TABANAN - Lokasinya yang terletak di perbukitan membuat Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali kerap kesulitan air. Jika membangun sumur, maka warga mesti memastikan mereka mengebor cukup dalam agar air yang mereka usahakan tidak bermasalah di kemudian hari.

Seperti saat kemarau sekarang ini, air PDAM di Desa Candikuning benar-benar mengering sama sekali. Kalaupun ada sumur yang pernah mereka bor, debit airnya cukup kecil karena diduga warga ketika proses pengeboran tidak cukup dalam. Warga akhirnya memilih membeli air yang per tangkinya bisa mencapai Rp 700 hingga Rp 800 ribu.

“Sebenarnya ada alternatif mereka, yaitu sumur bor. Tapi warga bilang sumur bor yang dibangun dahulu itu ada yang kedalamannya 60 meter, atau paling dalam 70 meter ke bawah tanah, sehingga airnya sedikit. Kita tidak ingin mengulang kesalahan ini lagi ketika membangun Sumur Wakaf. Kita buat kedalamannya 87 meter. Alhamdulillah memang benar, jika cukup dalam airnya mengalir banyak dan bagus,” tutur Nyoman Arif dari Tim Global Wakaf pada Jumat (15/11) ini.

Dalam proses penggaliannya, tim juga sempat mengalami patah bor sebanyak 3 kali ketika membangun Sumur Wakaf karena kontur tanah yang berbatu. Sehingga, pembangunan Sumur Wakaf memakan waktu hingga satu bulan lamanya.


Tim Global Wakaf melengkapi Sumur Wakaf dengan MCK dan tempat wudu yang kini sedang dalam proses pembangunan. (ACTNews)

“Kita bangun Sumur Wakaf pada awal Oktober, tapi sempat sampai 3 kali mata bor yang digunakan untuk menggali patah. Jadi baru pada sekitar awal November sumur yang kita bangun bisa mengalirkan air dan dipakai oleh warga,” kata Arif.

Kini tim sedang dalam proses memasang rangka untuk tangki air dan membangun MCK serta tempat wudu untuk warga. Warga Desa Candikuning berterima kasih kepada Global Wakaf atas hadirnya Sumur Wakaf di daerah mereka.

“Alhamdulillah, warga sangat senang dengan pembangunan Sumur Wakaf ini. Karena kebutuhan air di sini cukup banyak, jadi kita lengkapi juga dengan tempat wudu dan MCK. Nantinya selain untuk konsumsi, warga juga ada yang akan menggunakannya untuk pertanian,” kata Arif. Ia memperkirakan, Sumur Wakaf di Desa Candikuning akan benar-benar rampung pada awal Desember nanti. [] 

Bagikan