Sumur Wakaf Hadir di Al-Mussadar Gaza

Krisis air yang menimpa warga Gaza semakin tidak terbendung. Hal ini membuat Global Wakaf-ACT terus berikhtiar membangun Sumur Wakaf demi menghadirkan air bersih dan laik minum, terbaru hadir di wilayah Al-Mussadar Gaza, Palestina.

Sumur Wakaf palestina
Kebahagiaan anak-anak menerima air dari Sumur Wakaf dari Global Wakaf-ACT di wilayah Al-Mussadar Gaza, Palestina. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Krisis air yang menimpa warga Gaza semakin tidak terbendung. Serangan bertubi-tubi yang dilakukan zionis Israel merusak pabrik-pabrik desalinasi air di Gaza. Akibatnya, kebersihan air pun terdampak.

Institut Global untuk Air, Lingkungan, Kesehatan, dan Pemantau Hak Asasi Manusia Euro-Mediterania, mengemukakan, kondisi air di Gaza telah terkontaminasi sebesar 97 persen. Hal ini sama saja membuat warga Gaza seolah perlahan meminum racun.

Tak ingin berdiam diri atas krisis air di Gaza, Global Wakaf-Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus berikhtiar menghadirkan titik-titik sumber air bersih dan laik minum, yakni dengan membangun Sumur Wakaf.

“Alhamdullilah, semangat kami untuk membangun kembali Palestina perlahan tapi pasti mulai dimudahkan Allah Subhanu Wa Ta’ala. Saat ini sudah selesai pembangunan Sumur Wakaf ke 37 yang berlokasi di Al-Mussadar Gaza,” ungkap Tim Global Humanity Network-ACT Said Mukaffiy, Jumat (12/11/2021).

Baca juga: Dua Mega Proyek Dermawan Siap Pulihkan Palestina

Said menjelaskan, pembangunan Sumur Wakaf di Al-Mussadar, Gaza sangat beralasan. Warga di wilayah ini banyak terserang penyakit karena kesulitan air bersih. Al-Mussadar juga memiliki pembuangan limbah yang buruk.

“Bukan cuma krisis air, sebagian besar warga di sini sangat bergantung dari sektor pertanian. Apa daya, serangan zionis Israel juga menghancurkan lahan pertanian warga,” tuturnya.

Secara teknis, kehadiran Sumur Wakaf di Al-Mussadar Gaza dilakukan pengeboran sedalam 78 meter di bawah tanah, menggunakan filter air sepanjang 14 meter, hingga pemasangan pipa plastik dengan tekanan 10 bar. Air Sumur Wakaf ini dapat mengalirkan air sebesar 11 meter kubik per jam dan terdapat pabrik desalinasi air berkapasitas produksi sebanyak 15 meter kubik.[]