Sumur Wakaf Hadirkan Air Bersih bagi Warga Umbul Kunci

Air menjadi kebutuhan utama manusia melanjutkan kehidupan. Namun, tak semua orang mampu secara ekonomi untuk mendapatkannya. Global Wakaf - ACT pun hadir dengan Sumur Wakaf sebagai solusi permasalahan air di tengah masyarakat.

Sumur Wakaf Hadirkan Air Bersih bagi Warga Umbul Kunci' photo
Sumur Wakaf dan fasilitasnya yang Global Wakaf - ACT bangun di Bandar Lampung. (ACTNews)

ACTNews, BANDAR LAMPUNG – Tinggal di bantaran sungai tak menjadi jaminan bagi warga RT 06, Kampung Umbul Kunci, Keteguhan, Teluk Betung Timur, Bandar Lampung selalu mendapatkan air bersih yang melimpah. Malahan bencana yang pernah datang menerjang kampung tersebut. Maret lalu, banjir terjadi hingga ke permukiman warga. Akibatnya berbagai peralatan rumah tangga ikut hanyut terbawa arus, serta sumur-sumur warga dimasuki air keruh yang kemudian tak bisa dimanfaatkan kembali.

Pascabanjir, warga hanya memanfaatkan sungai sebagai sumber air. Tak layak memang, namun tidak ada pilihan lain bagi mereka. Kondisi ini dirasakan Nurlela (36), warga Kampung Umbul Kunci. Untuk keperluan mandi dan mencuci, ia menggunakan air sungai yang keruh. Jika pun ada air jernih yang bersumber dari pegunungan, debitnya sangat kecil dan diprioritaskan untuk konsumsi. “Terpaksa pakai air (sungai) ini, enggak ada alternatif lain,” ungkapnya, Senin (20/7).

Nurlela tak sendiri, puluhan tetangganya pun merasakan hal serupa. Untuk itu, ia mencari bantuan untuk pembangunan sumur. Merespons hal tersebut, Global Wakaf - ACT pada Senin lalu menyelesaikan pembangunan Sumur Wakaf Keluarga di Kampung Umbul Kunci. Jumlahnya mencapai 16 sumur dengan tujuan menyelesaikan permasalahan kebutuhan air bersih warga sekitar.

Kepala Cabang Global Wakaf - ACT Lampung Dian Eka Darma Wahyuni mengatakan, Sumur Wakaf yang terbagun bagi 16 keluarga di Umbul Kunci bersumber dari dana wakaf tunai kolektif yang disalurkan masyarakat melalui Global Wakaf - ACT. Sebelum pembangunan, timnya telah melakukan asesmen untuk memastikan bahwa penerima manfaat sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. “Dengan adanya Sumur Wakaf Keluarga menjadikan penerima manfaatnya tak perlu lagi memanfaatkan air sungai yang keruh atau menumpang ke tetangga,” jelas Dian. Setelah sumur selesai pembangunan, warga langsung memanfaatkannya.

Perlu diketahui, sebagian besar profesi warga setempat merupakan pekerja serabutan atau menggantungkan rezeki pada kebun. Hal ini lah yang kemudian membuat kondisi ekonomi mereka masih prasejahtera, belum lagi adanya bencana banjir yang banyak mengorbankan harta benda.

Dian menambahkan, selain di Lampung, Global Wakaf juga menghadirkan Sumur Wakaf di berbagai tempat. Hal ini dilakukan agar masyarakat terhindar dari bahaya mengonsumsi air keruh. Global Wakaf pun menghadirkan Sumur Wakaf Pertanian sebagai solusi pemenuhan air untuk area persawahan.

“Sumur Wakaf ini merupakan salah satu program unggulan dari Global Wakaf - ACT. Hal tersebut karena air menjadi kebutuhan utama kehidupan yang tidak mungkin di kesampingkan. Namun, masih banyak orang yang tak sanggup membangunnya karena keterbatasan ekonomi,” kata Dian.[]

Bagikan