Sumur Wakaf Jadi Alternatif Warga Saat Kemarau Panjang

Sumur Wakaf dimanfaatkan warga untuk berbagai keperluan. Mulai dari MCK, konsumsi, hingga untuk mengairi sawah mereka yang kerap kering di musim kemarau.

Sumur Wakaf Jadi Alternatif Warga Saat Kemarau Panjang' photo
Beberapa warga sedang mencuci di dekat Sumur Wakaf. (ACTNews/Arief Rakhman)

ACTNews, LAMPUNG SELATAN - Kemarau belum kunjung berakhir di Provinsi Lampung. Biasanya kemarau yang berlangsung berbulan-bulan seperti sekarang ini, mengakibatkan sebagian Warga Pal Putih 2, Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan kesulitan mendapatkan air bersih.

Tetapi warga yang kesulitan air selama kemarau, kini sudah dapat memanfaatkan Sumur Wakaf sebagai alternatif untuk mendapatkan air. Hadirnya Sumur Wakaf dari Global Wakaf-ACT Lampung, kesulitan tersebut dapat teratasi.

Bak penampung air berwarna hijau dan orange setiap harinya mengalirkan air melalui dua kran yang sudah disediakan. Supaya menghemat listrik, Sumur Wakaf juga dilengkapi dengan toren air kapasitas 1.000 liter, mesin sibel, dan bak penampung. Letaknya yang berada di pematang Sawah juga membuat warga lebih mudah memanfaatkan air untuk kebutuhan pertanian dan peternakan, selain untuk kebutuhan MCK

Sumiatun adalah salah satu warga yang ikut memanfaatkan Sumur Wakaf. Bersama tetangganya, Sumiatun hampir tiap hari menggunakan air sumur bor tersebut untuk mencuci pakaian dan mandi.


Selang yang mengaliri air dari Sumur Wakaf hingga ke tengah sawah. (ACTNews/Arief Rakhman)

Sumiatun mengatakan warga sangat senang dengan kehadiran Sumur Wakaf di lingkungannya. Hal ini karena sumur tersebut sangat bermanfaat, terutama ketika musim kemarau tiba. Biasanya warga harus berjuang mencari sumber air bersih. Saat ini warga cukup mendatangi sumur yang letaknya kurang dari setengah kilometer.

“Sangat terbantu adanya sumur bor, warga disini jadi mudah mau nyuci sama ngambil air untuk mandi. Airnya juga jernih bisa langsung direbus untuk air minum,” ucap Sumiatun sambil asyik mencuci bajunya di dekat Sumur Wakaf pada Selasa (12/11).

Kepala Program Global Wakaf-ACT Lampung Arief Rakhman mengatakan pembangunan Sumur Wakaf di daerah Pal Putih 2 merupakan berkat permohonan warga setempat. Dengan pembiayaan dari salah satu wakif di Bandar Lampung, sumur mulai dibangun pada medio April 2019 dan selesai pada bulan Mei.

“Saat ini sumur dimanfaatkan warga untuk berbagai macam kebutuhan, di antaranya pengairan sawah dan kebutuhan MCK. Untuk pengelolaan dan perawatan diserahkan kepada warga setempat. Alhamdulillah di musim kemarau ini airnya masih lancar, warga sangat terbantu dengan hadirnya sumur ini. Semoga wakif terus mendapatkan amal jariah,” kata Arief.

Bagikan