Sumur Wakaf jadi Solusi Permasalahan Air di Lancang Kuning, Bintan

Sumur Wakaf lengkap dengan fasilitas MCK tengah dibangun di Lancang Kuning, Batam, Agustus ini. Sumber air ini menjadi salah satu solusi urusan air bagi warga yang nyaris setiap kemarau marasakan kekeringan.

Proses pembangunan Sumur Wakaf di Lancang Kuning, Bintan. (ACTNews)

ACTNews, BINTAN – Di Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Bintan, Global Wakaf-ACT sejak awal Agustus 2021 tengah memulai pembangunan fasilitas kebersihan beserta Sumur Wakaf. Lokasi pembangunan tepatnya ada di Pesantren SPMAA. Sumur yang dibangun masuk kategori konsumtif yang siap dimanfaatkan santri serta warga sekitar.

Desa Lancang Kuning sendiri merupakan perkampungan yang terletak di pinggiran perbatasan Kecamatan Bintan Utara dan Kecamatan Teluk Sebong. Saat masuk musim kemarau, kekeringan seakan menjadi langganan di Lancang Kuning. Akibatnya, warga harus merogoh kocek untuk membeli air guna keperluan sehari-hari.

“Setelah Sumur Wakaf ini resmi digunakan, bakal ada 250 keluarga atau 800 jiwa yang bakal memanfaatkan airnya. Tentunya ini merupakan salah satu solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan air bersih di wilayah Lancang Kuning,” jelas Kepala Cabang Global Wakaf-ACT Kepulauan Riau Agus Suprianto.

Dalam pembangunan Sumur Wakaf, melibatkan banyak pihak. Mulai dari warga sekitar hingga relawan Masyarakat Relawan Indonesia. Selain itu, juga melibatkan masyarakat umum yang telah berwakaf melalui Indonesia Dermawan.

“Selain di Bintan,  Sumur Wakaf juga sudah dibangun di Dusun Manda, Desa Ngal, Ungar, Karimun, yang manfaatnya begitu dirasakan warga setempat,” tambah Agus.[]