Sumur Wakaf Menemani Jihad Para Santri Pesantren Al-Ittihad

Air bersih di Pondok Pesantren Al-Ittihad awalnya sulit didapat. Selain karena fasilitas yang kurang memadai untuk 200 santri, air di pondok pesantren ini juga keruh dan agak berbau. Global Wakaf - ACT membangun satu unit Sumur Wakaf pada Mei lalu.

Sumur Wakaf Menemani Jihad Para Santri Pesantren Al-Ittihad' photo
Para santri serta pengurus yang menghadiri peresmian Sumur Wakaf. (ACTNews)

ACTNews, CIREBON – Pondok Pesantren Al-Ittihad berawal dari Majelis pengajian Alquran yang dibuka pada 1980 berlokasi di Desa Asem, Kecamatan Susukan Lebak, Kabupaten Cirebon. Seiring berjalannya waktu, minat dan antusias masyarakat naik untuk menitipkan putra dan putrinya supaya bisa belajar dan menghafal ayat-ayat suci Alquran, maka pada tanggal 14 April 2018 dibangunlah sebuah gubuk untuk kegiatan dan pemondokan santri.

Hingga saat ini pengembangan fisik Pondok Pesantren Al-Ittihad mengalami peningkatan. Awalnya sekadar bangunan gubuk dan pagar, sekarang sudah berdiri asrama santri yang cukup nyaman untuk ditempati. Namun sanitasi yang ada di pondok pesantren ini sangat terbatas. Air yang dikeluarkan dari MCK yang ada pun kurang layak untuk dipakai untuk santri dikarenakan airnya keruh dan berbau.

“Pesantren yang memiliki lebih dari 200 santri ini belum memiliki fasilitas sanitasi yang memadai karena sulitnya mendapatkan sumber air, sementara untuk pengeboran sumur membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” ucap Muhammad Tawwaba atau Aba dari Tim Program Global Wakaf - ACT Cirebon pada Rabu (16/9) ini.


Para santri Pesantren Al-Ittihad sedang memanfaatkan air dari Sumur Wakaf yang baru saja rampung dibangun. (ACTNews)

Untuk melengkapi fasilitas sanitasi para santri, Global Wakaf – ACT membangun satu unit Sumur Wakaf untuk para santri di Pondok Pesantren Al-Ittihad. Sumur Wakaf ini telah rampung dan dapat digunakan sejak Mei lalu.

“Kami atas nama pengurus Pondok Pesantren Al-Ittihad mengucapkan terima kasih kepada Global Wakaf – ACT atas program bantuan berupa Sumur Wakaf. Sungguh bantuan dari Global Wakaf tersebut sangat bermanfaat dan membantu bagi kebutuhan para santri dan masyarakat sekitar. Kemudian kami atas nama pengurus mengharapkan bantuan-bantuan lainnya dari ACT yang lain,” ujar Ustaz Muhammad Chaffi selaku salah satu Pengurus Pondok Pesantren Al-Ittihad.


Selain Pondok Pesantren Al-Ittihad, masih banyak lagi pondok pesantren yang membutuhkan bantuan dari para dermawan baik persoalan air, maupun persoalan lainnya. Oleh karenanya, Aba mengajak masyarakat untuk terus mendukung aksi-aksi dari Global Wakaf – ACT dalam membersamai para santri.

“Kami mengajak para dermawan untuk ikut serta dalam gerakkan kebaikan yang kami jalankan melalui program-program kami. Untuk Sumur Wakaf misalnya, bisa melalui laman Indonesia Dermawan, atau melalui rekening BNI Syariah di nomor 6600 000 685 atas nama Yayasan Global Wakaf. []

Bagikan