Sumur Wakaf Mudahkan Akses Air Warga Kampung Pereng

Kampung Pereng merupakan salah satu daerah yang terdampak kekeringan cukup parah di Tasikmalaya. Kondisi sumber air tersebut sekarang sudah tidak layak, keruh, dan semakin berkurang akibat terlalu sering digunakan oleh banyak orang.

Sumur Wakaf Mudahkan Akses Air Warga Kampung Pereng' photo
Ibu-ibu Kampung Pereng, Tasikmalaya, berwudu pertama kalinya di area wudu Masjid Al Aziz,yang mana airnya berasal dari Sumur Wakaf.

ACTNews, TASIKMALAYA - Warga Kampung Pereng, Kelurahan Karikil Mangkubumi Kota Tasikmalaya, kini bisa merasakan kemudahan mendapatkan akses air bersih. Pasalnya, Rabu (23/10), Sumur Wakaf yang dilengkapi dengan fasilitas MCK sudah selesai dibangun, bahkan sudah bisa dipakai oleh warga setempat.

Kampung Pereng merupakan salah satu daerah yang terdampak kekeringan cukup parah di Tasikmalaya. Warga mengandalkan satu sumber air bersih yang jaraknya cukup jauh dari kediaman mereka. Sementara itu, kondisi sumber air tersebut sekarang sudah tidak layak, keruh, dan semakin berkurang akibat terlalu sering digunakan oleh banyak orang. 

“Sekarang sumber air itu sudah keruh, agak berminyak dan bau, lalu juga berkurang karena dipakai banyak orang untuk semua aktivitas kegiatan dari mulai nyuci, mandi, dan lainnya,” ungkap Euis (56), warga Kampung Pereng.

Asep Rosidin dari Tim Global Wakaf-ACT Tasikmalaya menceritakan, air dari Sumur Wakaf yang dibangun oleh Global Wakaf sudah mengalir semenjak sumur tersebut digali. Kini Sumur Wakaf sudah ditambahkan fasilitas MCK untuk kebutuhan sanitasi warga. “Memang airnya bagus, hanya perlu dibuat sumur saja dan MCK. Alhamdulillah sekarang airnya mengalir banyak dan bahkan cukup untuk memenuhi kampung tetangga” ungkapnya.

Kondisi air di sekitar Masjid Al Aziz ini cukup bagus, namun tidak ada fasilitas yang memadai untuk mengoptimalkan maslahat air di sekitar masjid tersebut. Hal yang sama disampaikan Aat Salah, penerima manfaat dari hadirnya Sumur Wakaf di Kampung Pereng. “Alhamdulillah, setiap 15 menit sekali setelah air diambil, airnya muncul lagi, sehingga air selalu memenuhi Sumur Wakaf tersebut,” ujar Aat. []

Bagikan

Terpopuler