Sumur Wakaf Sebagai Ikhtiar Atasi Kesulitan Air Bersih di Kampung Cimanggu

Sebagian warga mengalami kesulitan air bersih kala musim kemarau datang di Kampung Cimanggui, Kabupaten Sukabumi. Bahkan beberapa warga mesti berjalan satu kilometer atau membeli air saat kekeringan datang.

sumur wakaf masjid
Warga sedang memanfaatkan Sumur Wakaf yang baru saja rampung di Masjid At-Taqwa Kampung Cimanggu. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN SUKABUMI – Ketika hujan tak turun selama beberapa hari di Kampung Cimanggu, Desa Tegallega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, masyarakat pun mengalami kekeringan. Sumur-sumur yang dimiliki oleh warga mengeluarkan air dengan debit kecil atau pun kering sama sekali.

“Karakter tanah daerah tersebut adalah tanah liat dan ada tanah berbatu wadas. Secara umum, tanah atau sumur tidak mengeluarkan air semasa musim kemarau, dan tanah yang berbatu wadas sangat rawan kekeringan,” ujar Dani Firdaus dari Tim Program Global Wakaf-ACT Sukabumi pada Jumat (22/10/2021).

Ketika musim kemarau, masyarakat Kampung Cimanggu sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Rata-rata mereka harus berjalan sekitar 1 kilometer menuju lokasi yang masih memancarkan air, sementara beberapa memilih untuk membeli.

“Beberapa warga juga sering bergantung kepada bantuan air bersih yang didistribusikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Bantuan ini akan datang setiap pekan sekali selama musim kering,” kata Dani.


Selain itu sebagian warga di Kampung Tegallega masih belum memiliki MCK pribadi. Karena itu mereka kerap membuat jamban kecil dengan ukuran 1x1 meter di dekat sungai untuk keperluan buang hajat.

“Bilik untuk warga buang air ini, dibuat dari bambu dan karung. Ada juga MCK umum di desa ini yang digunakan sebagai sarana sanitasi bersama,” tambah Dani.

Karena itu Global Wakaf-ACT membangun satu unit Sumur Wakaf untuk masyarakat Kampung Cimanggu di Masjid At-Taqwa Kampung Cimanggu. Sumur Wakaf tersebut telah dapat digunakan pertengahan Oktober ini. “Kita berharap dibangunnya Sumur Wakaf ini tidak hanya mempermudah keperluan warga umum, tetapi juga jemaah masjid yang ingin melaksanakan ibadah,” harap Dani.

Warga pun bersyukur dengan hadirnya Sumur Wakaf di desa mereka, salah satunya Ade Rohayati. “Saya atas nama warga serta DKM At-Taqwa, mengucapkan terima kasih telah bersedia membantu membangun MCK dan sumur bor di kampung kami. Bagi saya pribadi, fasilitas ini memang sangat dibutuhkan,” ungkap Ade. []