Sumur Wakaf Segera Hadir Atasi Kekeringan di Pati

Sumur Wakaf Segera Hadir Atasi Kekeringan di Pati

Sumur Wakaf Segera Hadir Atasi Kekeringan di Pati' photo

ACTNews, PATI - Pembangunan Sumur Wakaf yang diinisiasi oleh Global Wakaf di Dukuh Koro, Desa Sitimulyo, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, memasuki tahap akhir. Dikerjakan swadaya oleh masyarakat setempat sejak Februari lalu, Sumur Wakaf tersebut tengah dilengkapi dengan fasilitas MCK untuk kebutuhan warga Desa Sitimulyo.

“Namun untuk pengerjaan MCK ini agak memakan waktu cukup lama, mengingat selama tiga pekan terakhir ini warga yang mayoritas petani, sedang sambatan (musim gotong-royong bagi komunitas petani untuk membantu petani pemilik lahan dalam menanam atau memanen). Jadi pengerjaan MCK-nya libur dahulu. Solusinya, kami bersama kepala desa sedang mencari tukang untuk mempercepat progres pembangunan sumur agar segera bisa dimanfaatkan oleh warga,” terang Giyanto selaku Kepala Program Global Wakaf Jateng.

Keberadaan sumur dan MCK yang mengalirkan air bersih amat penting bagi warga Desa Sitimulyo.sebenarnya warga sudah banyak yang memiliki MCK. Pasalnya, mayoritas sumur warga merupakan sumur dangkal. Hal ini membuat baik sumur dan MCK warga kering saat musim kemarau tiba. 

Pada musim kemarau, warga menggantungkan kebutuhan air bersihnya pada distribusi air yang diberikan oleh pemerintah, maupun dermawan. Untuk minum dan memasak sendiri, warga Desa Sitimulyo biasanya membeli air galon seharga Rp 6.000 untuk satu galon.

Hingga kini, pengeboran terus dilakukan untuk mencapai akuifer (lapisan bawah tanah yang mengandung air dan dapat mengalirkan air), yang memiliki cadangan air tanah besar, agar sumber air dapat tercukupi.

“Kedalaman bor 80 m dan kedalaman sibel (pompa air) 20 m. Air sudah mengalir, pompa dan kelistrikannya sudah beres. Sehingga, air sudah bisa mengalir keluar,” jelas Giyanto.

Ketika Sumur Wakaf rampung, pengairan akan dipusatkan di tangki air dekat sumur, di mana posisinya lebih tinggi dari rumah warga. Dari tangki air itu, air akan mengalir ke rumah-rumah warga melalui pipa. “Insyaallah airnya bisa dinikmati 247 kepala keluarga di Desa Sitimulyo,” pungkas Giyanto. []

Bagikan