Sumur Wakaf untuk Korban Banjir dan Longsor Tasikmalaya

Sumur Wakaf untuk Korban Banjir dan Longsor Tasikmalaya

ACTNews, TASIKMALAYA - Banjir dan longsor yang melanda Tasikmalaya Selatan pada Selasa (6/12) menyisakan duka mendalam. Beberapa kecamatan terkena dampak, salah satunya Kecamatan Culamega. Beberapa desa di sana mengalami kerusakan para yang menyebabkan sekitar 60 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi. Warga tersebut mengungsi ke Bumi Perkemahan Cibinong yang dimana adalah tempat pembangunan Hunian Nyaman Terpadu atau Integrated Community Shelter (ICS) Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Namun, saat ini pengungsi kesulitan mendapatkan air dikarenakan jauh dari pemukiman. Merespons hal tersebut, tim Global Wakaf membangun Sumur Wakaf untuk para pengungsi. “Kita memang butuh sumur yang memadai untuk memenuhi kebutuhan air para pengungsi karena jarak dari pengungsian ke pemukiman cukup jauh,” ungkap Puji Saepul Rohman dari tim Global Wakaf.

Pembangunan Sumur Wakaf sudah dilakukan sejak Jumat (14/12) lalu dan masih dalam pengerjaan hingga hari ini. Sekitar 6 relawan terlibat dalam pembangunan Sumur Wakaf ini. “Alhamdulillah masyarakat menyambut antusias program ini karena memang sangat dibutuhkan. Mudah-mudahan dengan Sumur Wakaf ini dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari pengungsi,” ucap Puji.

Sumur Wakaf dibangun di pemukiman ICS ACT yang saat ini pengerjaannya hampir rampung. Selain Sumur Wakaf, di lokasi tersebut sedang dibangun 62 lokal tempat tinggal, 1 musala, 1 unit dapur umum, dan 10 unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK). “Kini akan kebut pembangunannya agar segera digunakan oleh masyarakat terdampak banjir dan longsor Tasikmalaya,” ujar Rosmana selaku Koordinator Posko ACT Bencana Tasikmalaya.

Program Sumur Wakaf sendiri merupakan salah satu program unggulan skala nasional dari Global Wakaf. Hingga saat ini, sudah terdapat sekitar 190-an Sumur Wakaf yang tersebar di 19 provinsi, 18 kabupaten/kota yang ada di Indonesia. Manfaat sumur ini sudah dirasakan oleh sekitar 270-an warga yang sebelumnya mengalami kesulitan akses air bersih. Global Wakaf selaku nazir wakaf akan terus berikhtiar membantu masyarakat yang membutuhkan. []