Sumur Wakaf, Upaya Atasi Kekeringan di Pati

Sumur Wakaf, Upaya Atasi Kekeringan di Pati

Sumur Wakaf, Upaya Atasi Kekeringan di Pati' photo

ACTNews, PATI – Potensi bencana kekeringan saat musim kemarau rentan terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Dari beberapa laporan di media massa, terdapat 88 desa pada tahun 2018 yang mengalami kekeringan. Dari puluhan desa yang kekeringan itu, sekitar lebih dari tiga ribu masyarakat terkena dampaknya. Saat musim kemarau datang, mereka hanya mengandalkan bantuan air dari mobil tangki yang dikirimkan dari berbagai pihak.

Untuk mengatasi masalah kekeringan di Pati, Global Wakaf pada Februari 2019 membangun Sumur Wakaf di Dukuh Koro, Desa Sitimulto, Kecamatan Puncakwangi. Sumur digali dengan target kedalam 80 meter. “Saat ini kedalaman sudah 42 meter dan akan terus dibor menuju sumber air hingga kedalaman 80 meter, kedalaman itu untuk menjamin sumber air walau masuk musim kemarau,” ungkap Afrina Fajar dari tim Global Wakaf, Kamis (21/2).

Afrina menambahkan, pengerjaan sumur dari dana wakaf masyarakat ini ditargetkan selesai dalam kurun waktu sepekan. Keterlibatan masyarakat yang aktif mempercepat proses pengeboran sumur.

Selain ikut membantu pengeboran sumur, masyarakat juga aktif membangun fasilitas lain di sekitar sumur secara swadaya. Kamar mandi lengkap dengan penampungan air serta pembuatan saluran air menuju masjid sekitar juga sedang dibanguna masyarkat.

Giyanto selaku Kepala Program Global Wakaf Jawa Tengah mengharapkan, pembangunan Sumur Wakaf dapat menjadi solusi kekeringan masyarakat di Pati.  “Insya Allah, Sumur Wakaf ini ke depannya mampu memberikan suplai air bersih bagi masyarakat Pati di musim kemarau,” tutup Giyanto. []

Bagikan

Terpopuler