Supinah Kembangkan Usaha dari Dukungan Modal Usaha Global Wakaf-ACT

Perempuan 65 tahun itu menjadi tumpuan keluarga sejak suaminya tidak lagi dapat bekerja karena sakit. Dimulai sekitar tahun 2017, Supinah mencari nafkah dengan menjajakan kue dan gorengan keliling kampung.

Dari hasil berjualan berkeliling kampung, Supinah bisa membuka warung jajanan kecil di depan rumah. (ACTNews)

ACTNews, PANDEGLANG – Kisah ini datang dari daerah paling barat Pulau Jawa, bertempat di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten. Cerita tentang perempuan tangguh tumpuan hidup keluarga: Supinah.

Perempuan 65 tahun itu menjadi tumpuan keluarga sejak suaminya tidak lagi dapat bekerja karena sakit. Dimulai sekitar tahun 2017, Supinah mencari nafkah dengan menjajakan kue dan gorengan keliling kampung. Dari hasil menjual gorengan, Supinah bisa membuka warung kecil-kecilan yang menjual jajanan ringan. Usaha Supinah kian berkembang, ia dapat membuka kedai kecil yang menjual mi goreng, mi rebus, dan aneka minuman, seperti teh dan kopi. Penghasilan dari warung ia gunakan untuk menghidupi keluarga. Namun, tsunami di Selat Sunda turut menghantam rumah dan warung kecilnya, semuanya hancur.

Supinah memilih bangkit dan tak patah semangat untuk melanjutkan usahanya. Ia berusaha membangun kembali warung kecilnya. Diiming-iming mendapat pinjaman modal cepat tanpa jaminan, Supinah justru terjebak pinjaman berbunga. 

“Saya hanya bisa berdoa agar bisa mengembangkan warung agar bisa segera lepas dari utang di bank emok,” kata Supinah.

Satu setengah tahun kemudian, Supinah bertemu Global Wakaf-ACT. Sejak Agustus 2020, Supinah menerima bantuan Modal Usaha Indonesia. Koordinator Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia Rushan Novaly menjelaskan, selama setengah tahun, usaha Supinah terus didampingi tim Global Wakaf-ACT. 

Rushan mengajak para dermawan untuk turut membersamai para pelaku UMKM yang memiliki perjuangan serupa dengan Supinah. “Mari bantu para pelaku usaha mikro agar terhindar dari pinjaman berbunga yang mempersulit kehidupan mereka. Mari bangkitkan sejatinya bangsa dengan berwakaf untuk membantu mereka yang membutuhkan,” ajaknya.[]