Syukur Warga Teritip Balikpapan Timur Nikmati Daging Kurban

Dua tahun terakhir sejak Global Qurban - ACT hadir di Kalimantan Timur, warga Gunung Binjai dapat merasakan momen kurban di hari raya Iduladha.

Salah satu warga Gunung Binjai menerima daging kurban. (ACTNews)

ACTNews, BALIKPAPAN – “Alhamdulillah, kalau nda ada gini (kurban dari Global Qurban), kami ya nda tau rasanya motong hewan kurban apalagi makan daging kurban. Senang sekali, terima kasih Global Qurban – ACT,” ungkap imam masjid Kelurahan Teritip Gunung Binjai, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, usai menyembelih hewan kurban, Sabtu (1/8). Global Qurban  - ACT hari itu kembali menghadirkan kurban di Gunung Binjai, Kelurahan Teritip, sekitar 30 kilometer dari Kota Balikpapan. Mayoritas penduduk di wilayah tersebut bermatapencaharian sebagai buruh kebun.

Penduduk Teritip memang mayoritas hanya mengandalkan nafkah dari hasil menggarap kebun milik orang. Semenjak pandemi Covid-19, banyak warga yang harus menerima kondisi tidak diberi upah atau bahkan tidak dipekerjakan lagi. Sesekali mereka mencari pekerjaan serabutan hingga ke kota Balikpapan.

“Ya kadang ada, kadang nda ada (pekerjaan). Kami rata-rata memang begitu, apalagi corona begini, kami cuma bisa metik sayuran di hutan sekitar sini,” ungkap Salmiah salah satu warga dan penerima manfaat kurban.

Bertahun-tahun warga Teritip jarang menikmati daging karena keterbatasan ekonomi. Kepala Program ACT Kalimantan Timur Muhammad Iqbal menerangkan, Iduladha kali ini, dua ekor sapi disembelih dan didistribusikan kepada ratusan warga di Kelurahan Teritip. Bahagia menghiasi wajah mereka. Mulai dari penyembelihan, pengulitan, pencacahan, hingga pendistribusian dilakukan secara gotong royong dan sukarela oleh warga.

“Alhamdulillah, dua tahun terakhir sejak Gobal Qurban - ACT hadir di Balikpapan, warga Binjai dapat merasakan momen kurban di hari raya Iduladha. Bahagia terlihat dari wajah mereka,” kata Iqbal.

Selain di Kota Balikpapan, momen Labbaik Berqurban Terbaik juga dirasakan warga Kota Samarinda yang kerap kali menjadi korban banjir di kala hujan deras. Global Qurban - ACT pun telah meluaskan manfaat kurban hingga ke pelosok wilayah di 34 provinsi di Indonesia hingga 50 negara krisis di dunia.[]