Tablig Akbar di Madiun Galang Kepedulian untuk Palestina

Tablig akbar bertema "Inilah Akhir Kisah Hidupku" mengajak jemaah bermuhasabah pada kehidupan. Acara ini juga menggalang kepedulian dan solidaritas masyarakat Madiun terhadap masyarakat Palestina yang masih berada dalam penjajahan Israel.

Tablig Akbar di Madiun Galang Kepedulian untuk Palestina' photo
Tablig akbar dengan tema “Inilah Akhir Kisah Hidupku" ini mengundang Ustaz H. Roni Hidayat, Lc, MA sebagai penceramah. (ACTNews/Soemintoro)

ACTNews, MADIUN - Hujan mengiringi gelaran tablig akbar yang berlangsung di Masjid Syuhada, Kota Madiun pada Jumat (7/2) malam. Namun, kondisi ini tidak menyurutkan semangat puluhan jemaah Masjid Syuhada. Para jemaah dan masyarakat memadati masjid untuk menyaksikan tablig akbar yang diselenggarakan oleh Aksi Cepat Tanggap Madiun. Tujuan acara ini untuk menunjukkan kepedulian dan solidaritas masyarakat Madiun terhadap masyarakat Palestina yang masih berada dalam penjajahan Israel. Apalagi, di Palestina terdapat kiblat pertama umat Islam, yaitu Masjid Al-Aqsa.

Tablig akbar dengan tema “Inilah Akhir Kisah Hidupku" ini mengundang Ustaz H. Roni Hidayat, Lc, MA sebagai penceramah. Selain itu, tablig akbar juga dihadiri oleh Kepala Cabang ACT Madiun Soemintoro, yang memberikan sambutan sekaligus sebagai moderator dalam acara tersebut. 

Soemintoro menjelaskan kondisi Palestina terkini dan aksi-aksi kemanusiaan yang telah dilakukan ACT untuk warga Palestina, dengan dukungan para dermawan Indonesia maupun dunia. “Ini menjadi ikhtiar kami dalam meluaskan kabar krisis kemanusiaan di Palestina. Kami juga mengajak berbagai elemen masyarakat untuk bersama membantu saudara-saudara kita di Palestina yang masih terjajah,” ujar Soemintoro. 

Selain di Masjid Syuhada, tablig akbar juga dilaksanakan di Masjid Al-Insan, Kabupaten Madiun pada Sabtu (8/2). Pada gelaran tablig akbar tersebut, jemaah pun memanjatkan doa bersama untuk warga Palestina. Mereka turut berdonasi yang nantinya akan disalurkan dalam bentuk bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina.

 

“Alhamdulillah, donasi yang terkumpul selama acara berlangsung hingga Sabtu (8/2) yaitu lebih dari Rp9 juta. Insyaallah donasi ini akan disalurkan dalam bentuk bantuan kursi roda untuk saudara-saudara difabel di Palestina,” jelas Soemintoro. []


Bagikan