Tahap Awal, Penyintas Angin Puting Beliung Cimenyan Terima Bantuan Pangan

Tahap awal, penyintas bencana angin puting beliung di Kecamatan Cimenyan, Bandung, menerima bantuan pangan dan air minum.

Tim ACT dan MRI sedang berkoordinasi dengan pemerintah desa di Kantor Desa Mekar Saluyu. (ACTNews)

ACTNews, BANDUNG — Aksi Cepat Tanggap dan Masyarakat Relawan Indonesia Bandung mengantarkan 180 kilogram beras dan 15 karton air minum kepada para penyintas bencana angin puting beliung di Desa Ciburial dan Mekar Saluyu, Kecamatan Cimenyan. Kepala Cabang ACT Bandung Trisna Adi Permana menjelaskan, bantuan tersebut merupakan respons awal tahap tanggap darurat.

“Insyaallah, seiring bantuan dermawan, ACT dan MRI Bandung akan menyampaikan amanah dermawan berikutnya,” kata Trisna.

Ia juga menjelaskan, dari hasil koordinasi dengan berbagai pihak dan asesmen tim, saat ini kebutuhan yang paling mendasar, selain pangan, adalah renovasi rumah. Trisna berharap dukungan ini juga hadir dari Sahabat Dermawan dalam membantu perbaikan tempat tinggal. Hingga saat ini, para penyintas masih banyak yang mengungsi ke rumah sanak saudara. 


Puting beliung yang terjadi di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung pada Minggu (28/3/2021) sore. BPBD Kabupaten Bandung mencatat 298 unit rumah, 2 fasilitas pendidikan, 1 kantor desa, dan 1 masjid rusak. Di samping kerusakan, fenomena ini juga mengakibatkan 2 orang luka berat dan 3 orang luka ringan, serta pohon tumbang yang menimpa 2 unit mobil.

“Ahad malam kami kirim tim relawan untuk mengevakuasi warga dan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Hingga Senin pagi, pasokan listrik masih menggunakan genset. Dua RW masih terisolasi karena akses tertutup tiang listrik dan pohon-pohon tumbang. Selain itu, pendirian posko untuk wilayah yang aksesnya masih tertutup juga harus segera dilakukan,” pungkas Trisna.[]