Tak Gentar Berbagi Pangan di Al-Quds di Tengah Represi Israel

Relawan Aksi Cepat Tanggap di Al-Quds sempat menghadapi pelarangan oleh militer Israel saat mendistribusikan bantuan pangan kepada masyarakat Al-Quds, Jumat (7/2) lalu. Tidak gentar, tim relawan ACT pun terus berikhtiar agar bantuan pangan tetap bisa dibagikan kepada masyarakat Al-Quds.

Tak Gentar Berbagi Pangan di Al-Quds di Tengah Represi Israel' photo
ACT menyediakan ribuanu makanan siap santap di Al-Quds atau Yerusalem, Jumat (7/2). (ACTNews)

ACTNews, YERUSALEM – Situasi politis yang semakin memanas di Al-Quds atau Yerusalem tidak membuat relawan ACT di Yerusalem gentar untuk berbagi kebaikan. Sempat menghadapi pencegahan oleh keamanan Israel, Dapur Umum Indonesia akhirnya tetap bisa mendistribusikan makanan siap santap bagi seribu jiwa di Yerusalem, Jumat (7/2).

Jomah Al Najjar, relawan ACT di Palestina, mengatakan bahwa situasi keamanan Jumat lalu cukup sulit. “Aparat Israel mengikuti tim kami dan tidak mengizinkan kami mendistribusikan makanan. Namun, alhamdulillah tim kami akhirnya dapat melangsungkan pembagian makanan gratis untuk rakyat Palestina di Yerusalem. Mereka amat bahagia menerima makanan-makanan itu,” lapor Jomah.

Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Response (GHR) – ACT membenarkan kabar tersebut. Menurut laporan yang diterima ACT, aparat Israel menginterogasi salah satu relawan dengan tindakan kasar. “Tim harus berpindah ke tempat yang lebih tertutup, di dalam pasar, untuk menghindari aparat Israel,” kata Faradiba.

Rakyat Palestina mengantre menerima bantuan makanan siap santap di Kompleks Masjid Al-Aqsa, Jumat (7/2). (ACTNews)

Faradiba menjelaskan, peristiwa tersebut tidak banyak memengaruhi ikhtiar tim untuk memberikan bantuan terbaik bagi Palestina. “Peristiwa ini tidak banyak memengaruhi kami. Malah semakin menguatkan ikhtiar kami untuk terus membantu Palestina. Kami juga mengimbau para relawan untuk memerhatikan keselamatan," lanjutnya.

Tidak kurang seribu nasi briyani berlauk ayam, buah, yogurt, dan jus dibagikan kepada rakyat Palestina di Yerusalem. Pendistribusian bantuan dilakukan di sekitar kompleks Masjid Al-Aqsa.

Hingga hari ini, rakyat Palestina terus berjuang mempertahankan Al-Quds atau Yerusalem. Mereka dengan segenap iman memperjuagkan kiblat pertama umat muslim.[]


A
Bagikan