Tanah Longsor di Sumedang, 11 Orang Meninggal Dunia

Longsor dua kali terjadi di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Sumedang. Ahad (10/1/2021) dini hari, Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan korban luka 18 orang dan 11 orang meninggal dunia.

Tim Tanggap Darurat Aksi Cepat Tanggap ikut dalam evakuasi korban longsor di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Sabtu (9/1/2021). (ACTNews)

ACTNews, SUMEDANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumedang melaporkan 18 orang korban luka dan 11 orang meninggal dunia hingga Ahad (10/1/2021) pada musibah longsor di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Sumedang. Bencana yang terjadi Sabtu (9/1/2021) sore itu menimbun 14 rumah di Perumahan Pondok Daud.

Sabtu malam, Tim Emergency Response Aksi Cepat Tanggap dan Masyarakat Relawan Indonesia Bandung telah berada di lokasi untuk membantu evakuasi. Sekretaris MRI Bandung Husen Nurochman Rahmat melaporkan, tim bergabung dengan Basarnas Kota Bandung melakukan pencarian hingga malam. Namun, pencarian segera dihentikan sementara waktu menunggu bantuan alat berat datang. Ahad pencarian kembali dilakukan. “Tim ER-ACT kebagian tugas pada siang ini,” kata Husen. 

Tanah longsor di wilayah Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, terjadi dua kali yakni, pukul pukul 16.00, lalu kembali terjadi pukul 19.30 WIB. BPBD melaporkan, Longsor susulan terjadi pada saat petugas masih melakukan evakuasi korban di sekitar area longsoran pertama.[]