Tanah Longsor Terjang Tujuh Dusun di Ciamis

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat melaporkan tiga rumah warga mengalami rusak ringan dan sebuah rumah rusak berat. Selain itu, sebanyak 22 rumah terancam tanah longsor.

Longsor Ciamis
Kondisi rumah warga yang terkena longsor di Desa Nasol, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. (ACTNews)

ACTNews, CIAMIS – Hujan deras yang mengguyur wilayah Ciamis, Jawa Barat sejak Sabtu (26/9/2021) dini hari mengakibatkan tanah longsor di tujuh dusun di Desa Nasol, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Hadi Rahmat mengungkapkan, sebanyak tiga rumah warga rusak ringan dan sebuah rumah rusak berat. Selain itu, sebanyak 22 rumah terancam tanah longsor.

“Pukul 17.00 WIB telah terjadi kejadian tanah longsor di 10 titik di tujuh dusun di Desa Nasol. Tiga kepala keluarga harus mengungsi dari Dusun Sigung I dan Dusun Batumalang,” ungkap Hadi.


Perwakilan Tim ACT-MRI Ciamis tengah memberikan bantuan kemanusiaan Operasi Pangan Gratis berupa paket sembako dan Beras Wakaf kepada korban longsor di Desa Nasol, Ciamis, Jawa Barat. (ACTNews)

Hadi menambahkan, tanah longsor juga mengakibatkan jalan penghubung Desa Nasol dan Desa Darmacaang di Dusun Cikuda tertutup. Hingga kini, pihaknya masih mendata kerusakan akibat bencana yang tidak menimbulkan korban jiwa tersebut.

Sementara itu, Tim Program ACT Ciamis Andra Rian mengungkapkan, ACT bersama MRI Ciamis secara sigap langsung menuju lokasi memberikan bantuan puluhan paket pangan kepada korban tanah longsor.

“Bahu-membahu ACT bersama MRI Ciamis adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai relawan. Insyaallah, semoga Operasi Pangan Gratis ini bisa bermanfaat bagi para korban,” ungkap Andra.

Bantuan puluhan paket pangan langsung disambut baik oleh warga yang terdampak tanah longsor. Sekretaris Desa Nasol Abdul Latif mengungkapkan, rasa terima kasih dan syukur atas bantuan yang diberikan dari ACT-MRI Ciamis. “Semoga kepedulian ini bisa mengobati kesedihan warga kami,” tambahnya.[]