Tantangan Ustaz Akis Menjaga Hafalan Al-Qur’an Anak-Anak Nagari Andaleh

Mengajar dan menjaga hafalan Al-Qur’an anak-anak agar tetap terjaga bukanlah perkara mudah. Ustaz Akis Sugianto harus berjuang melawan kebiasaan anak-anak yang suka bermain ponsel secara berlebihan.

ustaz akis sugianto
Ustaz Akis saat sedang membimbing anak-anak mengaji dan menghafal Al-Qur’an. (ACTNews)

ACTNews, TANAH DATAR – Mencetak anak-anak generasi penghafal dan mengerti Al-Qur’an yang istikamah bukanlah perkara mudah. Ustaz Akis Sugianto harus berperang melawan gangguan yang menyerang anak didiknya dalam proses belajar dan menghafal Al-Quran, yakni bermain ponsel dengan berlebihan.

Apalagi saat ini teknologi sangat mempengaruhi cara mereka berpikir dan bersikap. "Buat anak, hp itu banyak mudaratnya daripada manfaatnya. Jadi itu tantangan saya terbesar dan tantangan anak-anak dalam menjaga hafalan (Al-Qur’an),” kata pengajar di Rumah Tahfiz Baiturrahim Jorong Andaleh, Nagari Andaleh, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar ini. 

Menurut Ustaz Akis, masa anak-anak merupakan saat yang paling bagus untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an. Sebab di umur yang masih muda, mereka mudah menangkap dan mengingat. Sehingga untuk belajar atau menghafal Al-Qur’an menjadi tidak begitu sulit. "Tetapi, masa anak-anak juga masa-masa mereka suka bermain jadi tidak bisa dipaksa terus menerus untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an," ujar Usaz Akis, Sabtu (14/8/2021). 

Melihat perjuangan Ustaz Akis mengajar dan menjaga hafalan Al-Qur’an anak-anak Nagari Andaleh agar tetap terjaga, Global Zakat-ACT memberikan bantuan biaya hidup, Sabtu (14/8/2021). Atas bantuan yang diterimanya, Ustaz Akis mengucapkan terima kasih. []