Teatrikal Warnai Penggalangan Donasi di Bali

Kabut asap yang semakin parah ikut menggerakan relawan MRI Bali untuk melakukan penggalangan donasi. Menggunakan medium teatrikal, relawan berharap warga Bali dapat merasakan apa yang warga terdampak rasakan.

Teatrikal Warnai Penggalangan Donasi di Bali' photo
Relawan MRI sedang memeragakan korban terdampak kabut asap di acara teatrikal yang diadakan di Denpasar, Ahad (22/9). Acara ini merupakan penggalangan dana untuk korban terdampak asap. (ACTNews/Solicin)

ACTNews, DENPASAR – Kabut asap yang menyelimuti sebagian Sumatra dan Kalimantan sampai hari ini masih berlangsung. Indikator kualitas udara pun masih menunjukkan status tidak sehat hingga berbahaya. Hal ini diakibatkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi dan masih belum maksimal dipadamkan.

Kondisi yang menyebabkan lebih kurang 30 juta jiwa terancam kondisi kesehatannya membuat relawan Masyarakat Relawan Indonesia-Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bali bergerak untuk melakukan aksi kemanusiaan membantu korban becana asap. Bertepatan dengan hari bebas kendaraan bermotor (CFD) di Renon, Denpasar, dimanfaatkan relawan MRI-ACT melakukan penggalangan dana, Ahad (22/9).

Dalam kegiatan akhir pekan itu, relawan MRI-ACT menampilkan teatrikal tentang warga yang mengalami sesak napas dan kesusahan akibat asap. Penampilan ini diharapkan dapat menjadi gambaran kondisi di wilayah terdampak bagi masyarakat Bali yang tak merasakannya.

Koordinator  Aksi Sheryl Anastasya mengungkapkan alasan diadakannya teatrikal. Menurutnya, penampilan itu dapat menjadi simbol yang berkesan bagi warga Bali yang tidak sama sekali terdampak kabut asap akibat karhutla.Menggunakan kotak transparan diharapkan menjadi medium penyampai pesan ke warga yang datang ke CFD ini bahwa asap sangat berbahaya bagi kesehatan,” jelasnya.


Arif Marsudi dari ACT Bali mengatakan, ACT sangat serius dalam menangani bencana kabut asap yang terjadi di Sumatra dan Kalimantan. Selain mengirimkan relawan untuk ikut memadamkan api bersama tim gabungan, ACT pada Senin (23/9) juga mengirimkan berbagai armadanya untuk mendukung penanganan kabut asap. “Hari ini, dari Gunung Sindur, Bogor, ACT mengirimkan Humanity Food Truck, Humanity Water Tank, mobil berpenggerak empat roda serta ambulans menuju Riau,” jelas Arif.

Arif berharap, dengan bantuan yang dikimkan masyarakat melalui ACT ini dapat meringankan beban saudara sebangsa yang sedang dilanda bencana asap. Tak hanya berupa barang, ACT juga telah menyiagakan tim medis yang telah beroperasi di Kalimantan dan Sumatra sejak beberapa hari lalu.[]

Bagikan

Terpopuler