Tebar Semangat Kemanusiaan di Kampung Butun

Tebar Semangat Kemanusiaan di Kampung Butun

Tebar Semangat Kemanusiaan di Kampung Butun' photo

ACTNews, BALIKPAPAN – Ada cerita memprihatinkan terselip di kehidupan masyarakat Kampung Kelurahan Graha Indah, Balikpapan. Ternyata, sejumlah anak-anak di kampung ini terpaksa putus sekolah karena pendapatan orang tua mereka yang tak menentu setiap harinya. Sebagian besar masyarakat di Kampung Butun bekerja sebagai petani, pedagang di Pasar Butun, hingga petugas kebersihan.

“Tinggal di sini (Kampung Butun) sudah lama. Saya enggak sekolah, biasa ikut ibu ke pasar untuk bantu-bantu,” ucap Wulan, bocah yang kini seharusnya kelas 2 SD, kepada tim ACT.

Wulan adalah salah satu bocah yang ditemui saat kujungan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Timur dan tim KKN Universitas Balikpapan (Uniba) ke Kampung Butun, Jumat (22/2). Hari itu, ACT Kaltim dan tim KKN Uniba bermaksud menebarkan semangat kemanusiaan dengan warga Kampung Butun. Bersama warga desa, tim berinisiatif membersihkan langgar di desa itu sekaligus menemani anak-anak setempat untuk belajar dan bermain bersama.

Langgar Raudhatul Jannah, tampak ramai pagi itu. Ada belasan orang di dalamnya. Mereka membersihkan satu-satunya langgar tempat ibadah di kampung Butun itu. Anak-anak desa pun turut antusias membantu tim dalam membersihkan langgar. Mereka membantu tim menyapu, mengepel, membersihkan karpet, dan kipas angin di tiap sudut, tidak ketinggalan membersihkan tempat wudu serta toilet.

“Musala ini cukup jarang digunakan oleh warga sekitar. Dari kegiatan bersih-bersih langgar musala ini, harapannya mereka dapat lebih tertarik lagi untuk salat berjamaah. Musala juga bisa aktif digunakan untuk kegiatan kajian dan sebagainya.” Jelas Andi Akbar selaku penanggung jawab Program ACT Kaltim.

Lebih lanjut, ACT Kaltim dan KKN Uniba berencana mengadakan kegiatan belajar bersama untuk adik-adik di kampung Butun. “Seperti prilaku go green, go smart, dan go clean,” pungkas Andi.

Setelah bersih-bersih langgar selesai, tim ACT Kaltim membagikan puluhan paket nasi kotak dan kudapan kepada anak-anak yang telah membantu membersihkan langgar. Raut wajah bahagia tampak di wajah anak-anak saat menyantap nasi hangat itu.

"Kakak Nanda nanti ke sini lagi ya, kami suka belajar di sini,” kata Wulan riang, berharap tim ACT Kaltim dan KKN Uniba berkunjung kembali untuk belajar bersama. []

Tag

Belum ada tag sama sekali

Bagikan