Tekad Aulia Ikhsan Menjadi Dai Tepian Negeri

“Saya mempunyai target tersendiri, dapat menyiapkan anak-anak ini menjadi tokoh agama di tempatnya. Sehingga Islam dapat berkembang pesat di daerah Tanaraing,” kata Dai Tepian Negeri Aulia Ikhsan.

aulia ikhsan mengajar
Aulia Ikhsan saat sedang mengajar Al-Qur’an di masjid Al-Muhajirin Tanaraing. (ACTNews)

ACTNews, SUMBA TIMUR — Menjadi seorang pendatang untuk berdakwah di suatu daerah tidaklah mudah. Selain adaptasi diri, memupuk kepercayaan masyarakat juga butuh waktu. Segala tutur kata dan tingkah laku harus dijaga karena menjadi penilaian oleh masyarakat. 

Keyakinan itulah yang selalu dipegang salah satu ustaz program Dai Tepian Negeri Global Zakat-ACT, Aulia Ikhsan (22). Pria kelahiran Pekanbaru itu bertugas di Desa Tanaraing, Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Barat. Selama bertugas, Aulia banyak mendapat pelajaran, kondisi adat dan kebiasaan masyarakat setempat. 

“Jika kita ingin diperlakukan dengan baik, maka kita harus berbuat baik. Itu yang saya yakini selama bergaul dan bermasyarakat di sini. Jadi saya membaur, contoh jika diundang ke perayaan adat atau pernikahan, maka usahakan datang. Di situ masyarakat merasa dihargai,” kata Aulia, Rabu (19/5/2021).

Selama bertugas menjadi Ustaz Dai Tepian Negeri, Aulia diminta banyak hal oleh masyarakat, terutama dalam bidang kegiatan keagamaan. Mengajar Al-Qur’an dan menjadi guru di sekolah sudah biasa, namun menjadi marbut masjid dan menjadi khatib adalah hal baru baginya.

“Saya diminta tokoh masyarakat jadi marbut masjid di sini, jaga masjid, bersih-bersih, ngajar ngaji dan azan. Juga diminta menjadi khatib Jumat dan khatib nikahan. Ini hal baru bagi saya, tetapi ini adalah kepercayaan yang diamanahkan jadi saya mampu, saya terima,” kata Aulia. 

Kultur keagamaan masyarakat di tempat Aulia bertugas beragam, namun dapat hidup berdampingan. Kehadiran Aulia menjadi oase bagi anak-anak muslim karena selain sekolah, mereka dapat mengaji Al-Qur’an di luar jam sekolah. Sehingga kemampuan mengaji anak-anak meningkat.


Aulia IKhsan sedang menyapu lantai masjid Al-Muhajirin Tanaraing. (ACTNews)

“Pulang sekolah, anak-anak main. Saya mempunyai target tersendiri, dapat menyiapkan anak-anak ini menjadi tokoh agama di tempatnya, sehingga masyarakat muslim tetap menjadi muslim di masa-masa yang akan datang dan Islam dapat berkembang pesat. Tetapi bisa tetap hidup berdampingan dengan masyarakat non muslim,” ujar pria asli Riau ini. 

Terkait kehadiran Aulia sebagai Dai Tepian Negeri, Salah satu tokoh masyarakat Desa Tanaraing Yahya Ahmadu berharap dapat lahir generasi penerus tokoh agama Islam di daerahnya. Sehingga Islam dapat berkembang pesat di Tanaraing. 

“Sangat bagus, umat Islam di pelosok mendapat perhatian. Semoga kehadirannya dapat mencetak tunas-tunas unggul Islam di daerah minoritas,” kata Yahya.[]