Terobos Batas, Kurban Dermawan Hadir untuk Warga Palestina di Al Quds

Kurban Sahabat Dermawan hadir di Al Quds. Ratusan warga Palestina yang hidup dalam kesulitan dan bayang-bayang penjajahan zionis Israel, menjadi penerima manfaat dalam aksi ini.

kurban yerusalem palestina
Warga Palestina di Al Quds menerima daging kurban dari Global Qurban-ACT. (ACTNews)

ACTNews, YERUSALEM – Kebahagian memenuhi hati Abu Seif (57), warga Palestina yang tinggal di Al Quds atau Yerusalem. Abu Seif dan delapan anggota keluarganya bisa menikmati hidangan daging pada Iduladha tahun ini.

Bagi warga Palestina di Yerusalem, daging sapi atau domba merupakan makanan mewah. Hidup dalam penjajahan dan ekonomi yang ambruk membuat sebagian besar warganya jarang bisa mencicipi hidangan bergizi, termasuk daging-dagingan.

“Saya hidup dengan pendapatan rendah. Saya juga menderita penyakit kronis, jadi saya tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga saya. Saya menerima tiga kilogram daging kurban dari Global Qurban-ACT. Terima kasih untuk dagingnya. Semoga Allah membalas semua kebaikan kalian,” kata Seif, Jumat (23/7/2021).

Hal serupan juga dikatakan Raa'd Saheen (41). Ia memiliki 13 anggota keluarga dan hidup dalam kontrakan kecil. Ekonomi keluarga yang buruk memaksanya berutang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Daging pun menjadi makanan yang jarang sekali bisa disantap keluarganya. Maka dari itu, ia sangat bersyukur ketika mendapat bantuan daging dari Global Qurban-ACT.

“Saya tinggal di Old City, Yerusalem.  Kontrakan saya ini sebagian rusak dan saya tidak membayar pemiliknya selama lebih dari satu tahun. Saya berutang padanya 6000 Shekel. Saya menerima daging kurban dari Global Qurban-ACT. Terima kasih banyak saya ucapkan. Saya meminta Allah untuk menjaga hibah kalian pada orang-orang kurang-kurang mampu,” kata Saheen.

Sementara itu, Said Mukaffy dari tim Global Humanity Response ACT menyatakan, ada ratusan warga Palestina lainnya yang menerima kurban dermawan di Yerusalem. Sapi-sapi dari pekurban di Indonesia, disebut Said disembelih di sejumlah rumah pemotongan hewan di Yerusalem.

“Bukan hal yang mudah untuk melakukan distribusi bantuan di Yerusalem atau Al-Quds. Tidak seperti di Gaza, yang mana bantuan kemanusiaan kita lebih leluasa masuk, di Yerusalem penjagaan ketat dilakukan oleh angkatan bersenjata Israel. Namun, kami berikhtiar menjangkau sebanyak-banyaknya warga Palestina penerima kurban dermawan. Alhamdulillah kurban di Yerusalem bisa kami tunaika.. Mereka sangat bersyukur menerima daging-daging kualitas terbaik ini,” ujar Said.[]