Tertutup Salju, Musim Dingin jadi Bencana di Kashmir

Wilayah Kashmir tertutup salju tebal saat musim dingin. Muslim di sana pun butuh bantuan untuk bertahan dari suhu beku.

musim dingin di kashmir
Anak-anak di Kashmir saat musim dingin. (Dokumen Istimewa)

ACTNews, KASHMIR – Musim dingin menjadi tantangan besar bagi penduduk Kashmir. Selain persediaan pangan yang semakin terbatas, penduduk Kashmir yang mayoritas merupakan masyarakat miskin, tidak mampu untuk membeli pangan yang cukup. Kondisi ini merupakan imbas konflik menahun yang membuat perekonomian Kashmir hancur.

Wilayah Kashmir, yang merupakan area perbukitan yang memisahkan India dan Pakistan, dipenuhi salju saat musim dingin ini. Salju yang tebal telah merusak berbagai tanaman yang menjadi komoditas pangan di Kashmir. Kerusakan pada sektor hortikultura diperkirakan mencapai jutaan rupee

Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response ACT menjelaskan, salju pernah menjadi bencana bagi Kashmir. Pada musim dingin tahun 2019, salju tebal telah menyelimuti Kashmir sejak awal November. Lebih cepat dibanding musim dingin sebelumnya. "Salju telah menewaskan sembilan orang termasuk seorang wanita di Kashmir. Banyak kerusakan akibat hujan salju yang turun," cerita Firdaus, Senij (3/1/2022).

Firdaus menambahkan, Kashmir yang penduduknya juga sebagian besar beragama Islam ini sangat membutuhkan bantuan paket pangan dan pakaian hangat. Suhu ketika salju turun bisa mencapai suhu beku 0 derajat Celcius.

"Kemiskinan membuat mereka tidak mampu membeli pakaian hangat yang layak. Bisa dijumpai anak-anak berkeliaran di luar rumah, hanya menggunakan pakaian rajut yang telah berlubang di berbagai sisinya," kata Firdaus.

Salju yang lebat di banyak wilayah di Kashmir, menyebabkan jalan-jalan ditutup, genangan air, dan pemadaman listrik. Musim dingin 2020 lalu, jalan raya nasional Jammu-Srinagar sepanjang 270 km di Distrik Ramban, terpaksa ditutup untuk lalu lintas kendaraan karena salju longsor. Menyebabkan penutupan satu-satunya akses Kashmir ke India.

Bantuan musim dingin merupakan aksi kemanusiaan yang rutin ACT lakukan tiap tahunnya untuk muslim di wilayah 86 ribu mil persegi tersebut. Musim dingin sebelumnya, ACT hadir membawa paket pangan untuk menghangatkan musim dingin bagi ribuan warga Kashmir. Tahun ini, ACT berikhtiar mengajak Sahabat Dermawan untuk kembali membersamai muslim Kashmir.[]