Terus Alirkan Solidaritas di Usia ke-16

Di Kaltim, relawan MRI terus bergerak untuk kemanusiaan di usia organisasi yang ke-16. Datang dari berbagai kalangan, termasuk generasi muda, mereka hadirkan kebaikan untuk seluruh penduduk di penjuru dunia.

1
Relawan MRI Kaltim berfoto bersama saat menggalang kepedulian untuk Palestina. (ACTNews)

ACTNews, BALIKPAPAN – Pasca agresi besar yang dilakukan Israel terhadap Palestina, dampaknya masih begitu jelas terlihat. Bangunan hancur dan tak lagi bisa ditempati, korban luka belum sepenuhnya sembuh, juga duka yang masih mengepung keluarga korban yang ditinggalkan. Kini, pascagencatan senjata, tak ada yang menjadi kondisi menjadi aman. Penduduk Palestina pun membutuhkan uluran tangan untuk pemulihan.

Melihat kondisi ini lah yang kemudian menggerakkan berbagai elemen bangsa Indonesia bergerak membantu Palestina. Tak ketinggalan relawan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kalimantan Timur yang turut menggalang kepedulian. Sabtu (22/5/2021), yang juga dalam rangka memperingati 16 tahun MRI, relawan secara rentak menggalang kepedulian untuk Palestina di Balikpapan, Samarinda hingga Paser.

“Antusias relawan dalam menanggulangi masalah kemanusiaan, khususnya di Kaltim begitu solid. Adanya kegiatan ini pun menjadi bukti, gerakan kepedulian kemanusiaan terus bergaung di tengah masyarat Indonesia,” ungkap Syamsu (20), salah satu relawan MRI Kaltim.

MRI sendiri menjadi wadang bagi berbagai elemen masyarakat dari beragam usia untuk berkontribusi dalam bidang kerelawanan. Melalui berbagai program, seperti pendidikan, tanggap darurat, dan lain sebagainya bisa diikuti untuk mengambil peran di tengah masyarakat.

Dimas (20), Koordinator Wilayah MRI Kaltim mengatakan, apa yang saat ini dilakukan relawan merupakan kelanjutan dari aksi-aksi baik yang sebelumnya telah dilakukan. Apalagi, di momen 16 tahun MRI menjadi motivasi dan semangat tersendiri bagi relawan untuk terus terlibat membersamai umat. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota relawan MRI dan tetap semangat membantu masyarakat, salam kemanusiaan!” ungkap Dimas.[]