Terus Belajar, Semangat Gilang Menjadi Relawan

Gilang Mauli Anwar, relawan Masyarakat Relawan Indonesia Tasikmalaya, mengaku banyak pelajaran yang bisa peroleh.

Terus Belajar, Semangat Gilang Menjadi Relawan' photo
Gilang Mauli Anwar (kiri), anggota Masyarakat Relawan Indonesia Tasikmalaya. (ACTNews)

ACTNews, TASIKMALAYA – Sudah setahun lebih tiga bulan Gilang Mauli Anwar membersamai Aksi Cepat Tanggap sebagai relawan Masyarakat Relawan Indonesia, beriringan dengan hadirnya kantor cabang ACT di Tasikmalaya.

Pertama kali bergabung sebagai relawan, Gilang merupakan pelajar SMK di Kota Tasikmalaya. Menurut Gilang, banyak pelajaran berharga saat ia bisa bantu meringankan beban saudara yang membutuhkan. Berbagai aksi kemanusiaan ia ikuti, dari aksi kebencanaan, misal saat bencana longsor Taraju, bencana longsor Tasikmalaya selatan Oktober kemarin, hingga aksi sosial langkah preventif penyebaran Covid-19 di Tasikmalaya.

Saat mengabdi, Gilang juga punya cerita tangguh. Suatu hari, ketika di perjalanan pulang dari lokasi bencana tanah longsor di Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya, ia mengalami kecelakaan dan terjatuh dari motor, musibah itu membuatnya harus istirahat total selama satu pekan. “Cedera di bagian lutut. Alhamdulillah sedang pemulihan,” ungkap Gilang, Selasa (3/11). Ia mengaku, hal tersebut justru tidak menjadikannya berhenti jadi relawan.

Ada satu pengabdian yang tidak bisa ia lupakan juga, yakni ketika ia bertugas mendampingi salah satu penerima manfaat program Mobile Social Rescue. Saat itu ia harus mendampingi Nek Uti, seorang nenek yang hidup seorang diri namun masih harus bekerja keras.

Kena ke hati saat mendamping Nenek Uti, dengan cerita hidupnya yang penuh perjuangan, membuat saya bersyukur sekaligus semangat, seorang nenek yang tua masih memiliki semangat juang tinggi, apalagi kita yang masih muda. Dalam kesempatan ini juga saya mengajak kepada siapapun untuk mengambil peran membantu mereka yang membutuhkan dalam bentuk apapun, termasuk tenaga yang kita punya” katanya.

Gilang adalah salah satu sosok yang tetap memilih jalan kerelawanan. Baginya hidup harus bermanfaat dan kesempatan membantu banyak orang tidak ingin ia sia-siakan.[]