Terus Beraksi Menebar Manfaat di Seluruh Negeri

Dalam sepekan, berbagai aksi kebaikan terealisasi di seluruh penjuru negeri. Berbagai sektor pun diraih, mulai dari pendidikan hingga kesehatan.

bersama angkat indonesia
Warga sedang mengikuti kegiatan penyuluhan gizi dalam program Operasi Gizi Anak Indonesia di Tempat Pelelangan Ikan Kamal Muara. (ACTNews/Muhamad Ubaidillah).

ACTNews, JAKARTAAksi kemanusiaan tidak boleh berhenti. Sebagai lembaga kemansuiaan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus menerus melakukan dan meluaskan kebaikan ke berbagai lini kehidupan dan tempat, baik nasional maupun global. 

Dalam sepekan terakhir, periode 29 Mei hingga 4 Juni 2021, ACT terus mewujudkan aksi nyata. Di dalam negeri misalnya, Kamis (3/6/2021), bantuan untuk keluarga korban tragedi KRI Nanggala-402 terus diberikan. Kali ini, diserahkan dalam bentuk bea pendidikan untuk anak kru kapal selam tersebut di Surabaya.

Pemberian bantuan bea pendidikan merupakan bagian dari program Bea Pendidikan Indonesia (BPI) yang ACT hadirkan untuk bidang pendidikan. Tak hanya untuk yatim kru Nanggala-402, tapi juga untuk guru dan siswa di Indonesia yang prasejahtera. Dalam sambutannya kemarin, Presiden ACT Ibnu Khajar mengatakan, permasalahan pendidikan di Indonesia harus diselesaikan secara bersama-sama. BPI merupakan satu solusi konkret dalam ikhtiar menyelesaikan permasalahan tersebut. 

“Kita ingin guru meningkatkan kapasitas dan kualitas mengajarnya. Karena pada guru-lah anak-anak bangsa dititipkan. Tunas-tunas bangsa dan anak-anak yatim patriot KRI Nanggala-402 tetap semangat dan istikamah belajar agar ke depan bangsa ini memiliki prajurit-prajurit dan pemimpin masa depan yang tangguh, cerdas, berakhlak, dan adil," kata Ibnu saat memberikan sambutan di acara penyerahan bantuan untuk yatim Nanggala-402 di Surabaya.

Di kesempatan yang sama dengan penyerahan bantuan Nanggala-402, Global Wakaf-ACT memberikan dukungan kepada pelaku UMKM di Jawa Timur. Melalui gerakan Bersama Angkat Indonesia (BAI), bantuan untuk pelaku usaha kecil dan mikro berupa dana modal usaha dan gerobak dagang diserahkan.

Selain penyerahan bantuan di seremoni yang sama di Surabaya, Global Wakaf-ACT juga mencatat sejak tahun 2015 hingga 4 Juni 2021, telah menghadirkan lebih dari 5,5 miliar liter air dari 802 Sumur Wakaf Konsumtif dan 20 Sumur Wakaf Produktif di 488 desa di 28 provinsi di Indonesia.

Ikhtiar pemenuhan kebutuhan air masyarakat ini juga diiringi dengan meluaskan pendistribusian paket pangan lain. Dalam sepekan terkahir saja, melalui Global Zakat-ACT, telah terdistribusi ke lebihd ari 2 ribu jiwa paket pangan dalam berbagai bentuk, baik mentah maupun siap santap.

“Global Zakat-ACT juga mengikhtiarkan bantuan tak hanya dirasakan warga prasejahtera pada umumnya saja, tapi juga dari kalangan pejuang akhlak lewat program Sahabat Da’i Indonesia,” jelas Deagita Randa Putra, Koordinator Sahabat Da’i Indonesia, Sabtu (5/6/2021).

Tak hanya di sektor pendidikan, di pekan pertama Juni, ACT juga menggelar aksi Operasi Gizi Anak Indonesia di wilayah Jakarta Utara yang rentan gizi buruk. Aksi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar ACT di sektor kesehatan.[]